Tips Agar Berat Badan Terkontrol Setelah Lebaran

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Lebaran merupakan hari kemenangan setelah umat Islam menjalani ibadah puasa kurang lebih selama sebulan. Pada hari tersebut, biasanya setiap keluarga menyajikan menu khas Lebaran, seperti opor ayam, rendang daging, semur daging, sayur labu siam, sambal goreng ati dan masakan lezat lainnya. Jika tak kuat menahan godaan, hati-hati berat badan bisa melonjak lho.

Tidak sedikit orang yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan justru berat tubuhnya naik setelah Lebaran. Pilihan menu makanan yang beragam saat Lebaran ditengarai berkontribusi terhadap kenaikan bobot tubuh.

Bagi Anda yang tak ingin gemuk, tapi tetap masih ingin makan makanan Lebaran, berikut beberapa tips mudah spesial untuk Anda:

  • Makan secukupnya

Berhenti makan sebelum Anda kenyang. Jangan membuat diri Anda terlalu penuh. Ini akan membuat Anda menjadi malas bergerak. Sebaiknya, makan dengan kesadaran penuh dan tanpa gangguan agar Anda bisa merasakan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan sambil melakukan hal lain cenderung akan makan berlebihan.

  • Pilih bagian minim lemak

Usahakan jangan makan kuah. Jika Anda ingin tetap memakan gulai, rendang ataupun ketupat dan opor ayam, sebaiknya jangan makan kuahnya banyak-banyak. Anda tetap boleh makan dagingnya. Tapi, pilihlah bagian yang minim lemak. Hindari juga makan kulit ayam karena kandungan lemaknya sangat tinggi.

  • Buah segar

Nah, agar tetap kenyang dan terjaga pola makan, sebaiknya siapkan buah-buahan segar yang sudah dipotong. Ini akan jadi camilan sehat yang membuat Anda kenyang sehingga tak banyak makan masakan Lebaran yang tinggi lemak.

  • Hindari makanan yang digoreng

Alih-alih makanan yang digoreng, pIlihlah makanan yang direbus, dikukus, disteam atau dipepes.

  • Tinggi serat

Nah, jika tetap ingin makan nasi, Anda disarankan untuk makan beras merah. Beras merah ini tinggi serat dan rendah kalori sehingga baik untuk diet.

  • Minum air putih

Perbanyak asupan air putih. Hindari minuman, seperti soft drink, minuman sirup buah dan minuman yang banyak mengandung gula lainnya.

  • Olahraga

Sempatkanlah pula untuk olahraga. Cukup 15–30 menit saja setiap harinya untuk membakar kalori agar kesehatan tubuh selalu terjaga. Selain untuk mencegah stres, olahraga di hari libur Lebaran juga dilakukan untuk mengimbangi kalori yang masuk ke tubuh Anda sehingga berat badan lebih bisa terkontrol.

  • Tidur cukup

Kurang tidur dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Hal ini karena orang yang kurang tidur cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dan kurang aktivitas fisik. Sehingga, penting bagi Anda untuk tetap mendapatkan tidur yang cukup selama hari Lebaran dan libur Lebaran. Kurang tidur juga dapat menyebabkan Anda stres, yang kemudian juga mengakibatkan berat badan naik. Sebaiknya, lakukan hal menyenangkan untuk menghindari stres saat libur Lebaran. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here