Tips Aman Berpuasa Ketika Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, segala berkah dan rahmat senantiasa Tuhan berikan kepada umatnya. Bulan ramadhan mewajibkan seluruh umat muslim di dunia untuk melakukan ibadah puasa selama 30 hari. Menahan segala bentuk makan, minum dan hawa nafsu dari mulai imsak hingga waktunya berbuka di kala matahari mulai terbenam. Namun, ada beberapa golongan yang diberikan keringanan untuk tidak berpuasa, salah satunya adalah ibu hamil dan ibu menyusui.

Kondisi kehamilan dan ketika ibu sedang meyusui diberikan keringanan, keringanan tersebut diperbolehkan untuk membatalkan puasanya dengan keharusan menggantinya, disertai membayar fidyah maupun tidak. Namun, jika wanita hami lingin memaksakan untuk berpuasa dengan alasan kuat selama melakukan puasa atau justru malas untuk mengganti puasa di bulan-bulan berikutnya, apakah dengan berpuasa akan mengganggu kehamilan?

Beberapa penelitian yang telah dilakukan terhadap ibu hamil menunjukkan bahwa berpuasa selama bulan ramadhan tidak mempengaruhi berat, panjang dan ukuran kepala janin. Meski demikian, ada peningkatan risiko bayi dengan berat badan lahir rendah bila ibu hamil trimester pertama menjalani puasa. Trimester pertama merupakan waktu yang digunakan oleh janin untuk berkembang, mulai dari organ otak hingga organ-organ vital lainnya.

Bagi Anda yang ingin menjalankan puasa meski dalam kondisi hamil, berikut ini adalah tips aman untuk mencegah terjadinya masalah kehamilan selama berpuasa.

  1. Tenangkan pikiran dan cukupi kebutuhan air

Tetap tenang tenang dan hindari stress selama berpuasa. Penelitian menunjukkan bahwa wanita hamil yang berpuasa memiliki hormon stress yang lebih tinggi.

Upayakan untuk berada di dalam ruangan yang sejuk untuk menghindari risiko terjadinya dehidrasi. Dehidrasi pada ibu hamil dapat membahayakan. Cukupi kebutuhan air per hari sekitar 1,5-2 liter pada saat sahur dan berbuka. Hindari minuman berkafein seperti teh dan kopi, karena dapat memicu terjadinya dehidrasi.

  1. Kurangi aktivitas berat

Aktivitas yang berat dapat mengganggu wanita yang sedang dalam kondisi hamil. Jangankan sedang puasa, dalam kondisi tidak puasa pun wanita hamil rentan mengalami gangguan apabila banyak melakukan aktivitas berat. Selain itu, usahakan untuk menghindari mengangkat Jika Anda merasa lelah, maka cobalah untuk rileks dan beristirahat sejenak.

  1. Kurangi jam kerja

Bagi ibu hamil yang biasa bekerja, periksa kemungkinan kantor dapat mengurangi jam kerja atau memberikan waktu istirahat ekstra selama bulan puasa.

  1. Makan makanan yang bergizi saat berbuka dan sahur

Pilihan makanan saat sahur dan berbuka sangat penting bagi ibu hamil dan disarankan mengonsumsi makanan karbohidrat kompleks dan makanan yang mengandung serat tinggi, seperti seperti produk gandum utuh, sayuran dan buah kering.

  1. Hindari makanan yang mengandung gula tinggi

Makanan yang manis (gula tinggi) dapat membuat kadar gula darah naik dan turun dengan cepat. Perubahan kadar gula darah yang terlalu cepat dapat menyebabkan lemas dan pusing. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here