Tips Aman dan Hal yang Harus Diperhatikan saat Menjemur Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Menjemur bayi adalah salah satu yang dilakukan ibu setiap pagi hari, biasanya dilakukan setiap pagi di depan rumah agar terkena sinar matahari langsung. Menjemur bayi baru lahir bertujuan untuk membantu pertumbuhan tulang bayi. Sinar matahari pagi mengandung vitamin D yang baik untuk pembentukan tulang bayi sehingga bayi baru lahir dapat memenuhi kebutuhan vitamin D-nya.

Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan terkena sinar matahari langsung. Bayi perlu terpapar radiasi ultraviolet B tingkat rendah dari sinar matahari untuk dapat memproduksi vitamin D. Tubuh memproduksi sebagian besar vitamin D dari sinar matahari yang mengenai kulit.

Menjemur bayi di sinar matahari langsung penting dilakukan karena tubuh memerlukan vitamin D dari sinar matahari untuk pembentukan tulang. Paparan sinar matahari dapat memberi manfaat sekaligus juga dapat membahayakan kulit bayi. Terpapar sinar matahari terlalu lama dapat membuat kulit bayi terbakar.

Kulit bayi yang terbakar dapat menyebabkan nyeri, demam dan dehidrasi pada bayi. Selain itu, juga dapat meningkatkan risiko melanoma (jenis yang paling mematikan dari kanker kulit) serta kerutan di kemudian hari. Berapa lama kulit bayi menjadi merah dan terbakar karena terkena sinar matahari berbeda-beda antar individu.

Waktu singkat di bawah sinar matahari, sekitar 10-15 menit sudah cukup bagi bayi dengan kulit cerah untuk mendapatkan vitamin D, dan bagi bayi berkulit lebih gelap diperlukan waktu lebih banyak di bawah sinar matahari untuk menghasilkan jumlah vitamin D yang sama. Saat menjemur bayi, sebaiknya kulit bayi tidak diberi perlindungan tabir surya karena paparan sinar matahari langsung mengenai kulit bayi sangat diperlukan oleh bayi.

Lagipula, kulit bayi usia 0-6 bulan masih terlalu sensitif untuk pemakaian tabir surya. Menjemur bayi setidaknya sepuluh menit setiap hari sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D pada bayi. Beberapa cara menjemur bayi yang benar diantaranya dalah :

  1. Seluruh tubuh terpapar sinar matahari.
  2. Tidak harus di ruang terbuka.
  3. Memijat bayi.
  4. Membersihkan bagian tubuh.
  5. Jangan terlalu panas.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat menjemur bayi diantaranya adalah :

  1. Waktu

Waktu menjemur bayi sebaiknya di bawah jam 10 pagi dan di atas jam 4 sore. Sinar matahari paling kuat terjadi antara pukul 10 pagi sampai 4 sore.

  1. Durasi

Sebaiknya menjemur bayi tidak terlalu lama, yaitu cukup 10-15 menit per hari. Terlalu lama menjemur bayi di sinar matahari langsung dapat membahayakan bayi.

  1. Pakaian

Pakai pakaian yang secukupnya saat menjemur bayi. Sebaiknya tidak melepaskan seluruh pakaian bayi karena bayi baru lahir lebih rentan terhadap penyakit, seperti pilek.

  1. Tempat

Sebaiknya menjemur bayi di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Menjemur bayi di balik kaca rumah tidak berpengaruh ke kulit bayi karena sinar ultraviolet dari matahari yang diperlukan untuk produksi vitamin D di kulit tidak menembus kaca.

  1. Pelindung

Sebaiknya pakai pelindung kepala, seperti topi dan kacamata kecil untuk bayi. Jangan biarkan sinar matahari langsung mengenai kepala, wajah dan mata bayi. Sinar matahari dapat mempengaruhi retina mata pada bayi.

  1. Tabir surya

Bayi usia 0-6 bulan tidak dianjurkan untuk memakai tabir surya karena kulitnya yang masih sensitif. Jika bayi Anda sudah berusia lebih dari 6 bulan dan Anda ingin memakaikan tabir surya ke bayi Anda sebelum bepergian ke luar, sebaiknya pilih tabir surya dengan minimal SPF 15 dan oleskan ke bayi Anda 15-20 menit sebelum ke luar.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here