Tips Berhubungan Seksual dengan Penderita HIV

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – HIV adalah suatu infeksi virus yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lemah. Serangan HIV diakibatkan oleh virus HIV1 atau HIV2. Umumnya HIV ditularkan oleh manusia lewat hubungan seks dengan penderita lain atau pemakaian jarum suntik yang tidak higienis secara bergantian.

Penderita HIV perlu diberikan perhatian

HIV merupakan virus penyebab AIDS yang mampu menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Kondisi tersebut akan menyebabkan sistem kekebalan tidak mampu melindungi serangan penyakit lain yang masuk di dalam tubuh (Dinkes Nganjuk, 2009).

Seseorang yang mengidap HIV perlu diberikan semangat untuk tetap melanjutkan hidup. Tak perlu menarik diri dari pasangan yang telah menderita HIV. Berilah dukungan dan informasi pada pasangan untuk terus mengisi waktu dengan perbuatan-perbuatan yang positif setiap hari.

Perasaan yang muncul karena takut tertular HIV dari pasangan, memang sesuatu yang wajar. Jagalah hubungan yang harmonis pada pasangan yang terinfeksi HIV dengan memberikan perhatian-perhatian sederhana. Sangat penting untuk tetap menjaga hubungan baik agar pasangan tetap bersemangat menata kehidupan.

Hubungan seks dengan pasangan penderita HIV

Pertanyaannya bagaimana cara berhubungan seks dengan pasangan yang positif menderita HIV? Menghadapi situasi tersebut, aktivitas hubungan seksual masih dapat dilakukan. Namun diperlukan beberapa cara khusus untuk melindungi diri atau pasangan agar tidak tertular HIV.

  • Harus menggunakan kondom

Berhubungan seksual dengan pasangan yang positif menderita HIV, perlu menggunakan kondom. Menggunakan kondom setidaknya dapat mencegah penularan HIV dari pasangan tersebut. Penggunaan alat kontrasepsi ketika berhubungan seks dianggap sebagai salah satu cara pencegahan HIV yang paling efektif.

  • Harus menghindari oral seks

Jangan melakukan oral seks saat bercinta dengan pasangan yang positif menderita HIV. Pasalnya oral seks dapat membuka risiko tertularnya penyakit ke dalam tubuh. Bisa saja virus akan masuk ke dalam tubuh melalui mulut atau alat kelamin ketika oral seks.

  • Harus menghindari faktor risiko lain

Pasangan juga perlu menghindari berbagai hal yang bisa meningkatkan resiko tertularnya HIV. Risiko yang dimaksud seperti memiliki banyak pasangan seksual, penggunaan jarum suntik yang tidak higienis, hingga penggunaan narkoba.

  • Harus mengetahui cara penularan HIV

Seseorang juga perlu mengetahui cara penularan virus tersebut. HIV umumnya menular lewat darah serta cairan tubuh. Cairan tubuh yang dimaksud seperti air main, cairan vagina, dan cairan anus. Penularan lewat cairan tubuh bisa terjadi, jika cairan itu masuk ke dalam tubuh melalui membran mukosa  atau luka.

Perlu diketahui jika bersentuhan atau berpelukan dengan penderita HIV, tidak dapat menularkan virus. Selain itu berciuman dengan penderita HIV, juga tidak menularkan virus. Kecuali jika seseorang mempunyai luka di area mulut atau berciuman yang mengakibatkan lidah bersentuhan. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here