Tips Berpuasa Bagi Pria Perokok

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bulan puasa merupakan bulan istimewa, khususnya untuk umat Islam. Selama sebulan penuh, tidak makan-minum termasuk tidak merokok sejak sahur hingga berbuka sore hari. Bulan Ramadhan juga momentum yang sangat tepat menumbuhkan niat berhenti merokok.

Berpuasa di bulan Ramadan banyak manfaatnya bagi kesehatan. Bagi perokok, dengan berpuasa selama Ramadan dapat membantu mereka menghentikan kebiasaan merokok.

Sebagaimana dikutip Gulftimes dari AP, puasa merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kesehatan dan sangat efektif menyembuhkan berbagai penyakit psikologis dan kelainan jiwa.

“Ramadan melatih para perokok berat untuk hidup sehat dengan menghindari rokok dan kecanduan nikotin untuk hidup normal,” ujar Rawalpindi Haseeb Sitaar, dokter di RS Family.

Menurutnya, berpuasa membuat orang tetap sehat dan bersih, baik fisik maupun rohani. Berhenti merokok juga merupakan cara terbaik bagi mereka yang mempunyai infeksi serius.

“Di hari normal, orang cenderung sulit untuk menahan tidak merokok karena rutinitas yang sibuk. Tapi kalau di Bulan Ramadan bisa menjauhkan mereka dari merokok karena selama berpuasa dilarang merokok,” paparnya.

Rehat dari merokok selama sebulan penuh terkadang dapat membuat orang menjadi berhenti total melakukan kebiasaan buruk tersebut. Meskipun, terkadang orang yang sedang berusaha tidak merokok tersebut menjadi seorang yang pemarah, gelisah, tidak sabar, sulit tidur, dan sulit berkonsentrasi. “Tapi, puasa bisa membantu mereka menjaga kesabaran,” ujarnya.

Nah, sejumlah kiat di bawah ini bisa membantu perokok dalam menjalankan ibadah puasa:

  • Niatkan stop merokok sejak malam menjelang tidur. Jangan merokok saat makan sahur. Utamakan makan sahur. Maksudnya, pada waktu sahur, sebaiknya utamakan makan sahur ketimbang merokok. Usahakan hanya makan atau minum air putih sampai waktu imsakiyah.
  • Kuatkan kembali niat berhenti merokok selama berpuasa seharian, dan ulangi lagi niat tidak akan merokok menjelang berbuka puasa.
  • Sebaiknya hindari tidur setelah sahur. Lakukan kegiatan ringan setelah sahur, seperti jalan kaki, menyapu halaman dan banyak kegiatan ringan lainnya.
  • Alihkan keinginan merokok Anda dengan kegiatan positif, seperti olahraga, menulis, membaca, atau kegiatan positif lain.
  • Berpuasa hanya di siang hari, mulai dari masuknya imsakiyah sampai masuknya waktu berbuka puasa. Ketika berbuka puasa, usahakan untuk tidak menyentuh rokok terlebih dulu. Sebaliknya, minum air putih dan makanan berbuka puasa. Setelah itu, kalau tidak bisa ditahan segeralah merokok. Namun, bukan berarti melepaskan ‘dendam’ lantaran tidak merokok di siang hari.
  • Yakinkan diri Anda bahwa stop merokok adalah kegiatan positif yang sangat menguntungkan diri sendiri, keluarga serta lingkungan sekitar Anda. Yakinkan juga bahwa keinginan Anda berhenti merokok pasti berhasil! (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY