Tips Berpuasa di Kehamilan Tua (Trimester Akhir)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ibu hamil yang sudah memasuki tri semester akhir atau hamil tua, perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani ibadah puasa. Apabila dokter sudah melakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat, maka ibu hamil baru diperbolehkan untuk berpuasa. Lantas bagaimana tips berpuasa bagi ibu hamil tua yang sudah memasuki tri semester akhir?

Bagi ibu hamil tua yang ingin berpuasa, persiapan matang perlu dilakukan. Tidak hanya sekedar niat, namun juga hasil pemeriksaan medis yang objektif. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa tips untuk ibu hamil tua dalam menjalani ibadah puasa

Tips bagi ibu hamil tua ketika sahur

Ibu hamil tua disarankan memilih makanan yang memiliki kandungan protein dan lemak. Protein dan lemak sangat membantu ibu hamil untuk menjaga stamina tubuh, karena bisa bertahan lebih lama di dalam pencernaan. Ibu hamil juga dianjurkan banyak mengkonsumsi daging karena memiliki kandungan protein dan kalori yang sangat tinggi.

  1. Ibu hamil tua disarankan memilih makanan yang kaya mineral seng (zinc) dan vitamin C. Tujuannya untuk menjaga vitalitas tubuh selama berpuasa.
  2. Ibu hamil tua tidak disarankan mengonsumsi makanan yang terlalu manis. Pasalnya makanan yang terlalu manis bisa membuat tubuh ibu hamil lemas dan cepat merasa lapar.
  3. Ibu hamil tua disarankan untuk meminum air putih sebanyak-banyaknya. Apabila masih memungkinkan bisa juga ditambah susu.

Tips bagi ibu hamil tua ketika berpuasa

  1. Ibu hamil tua harus menjalani puasa dengan tekad dan niat yang ikhlas agar terasa membahagiakan.
  2. Ibu hamil tua harus cukup istirahat. Terlebih jika di siang hari kondisi tubuh dan stamina semakin melemah.
  3. Ibu hamil tua harus mengurangi aktivitas yang membutuhkan fisik dan pikiran yang berat.

Ibu hamil tua disarankan membatalkan puasa apabila:

  1. Mengalami muntah-muntah sehingga dikhawatirkan dehidrasi.
  2. Mengalami mulas, melilit, dan diare yang juga menyebabkan dehidrasi.
  3. Mengalami mimisan yang diakibatkan pecahnya pembuluh darah. Kondisi tersebut sebagai tanda bahwa tubuh sudah mengalami ketidakstabilan.
  4. Mengalami pusing, lemas, dan mata berkunang. Kondisi itu bisa menjadi tanda hipoglikemia, sehingga bisa mengakibatkan janin menderita kekurangan gizi.
  5. Mengalami keringat berlebih. Keringat berlebih tentu bukan situasi yang baik, apalagi keringat dingin. Hal itu bisa menjadi tanda bahwa kondisi fisik ibu hamil tidak kuat untuk menjalani puasa.

Tips bagi ibu hamil tua ketika berbuka puasa

  1. Ibu hamil tua disarankan berbuka puasa dengan minuman hangat dan manis. Kemudian hindari minuman dingin karena bisa mengakibatkan kerja lambung terganggu.
  2. Ibu hamil tua disarankan menyantap hidangan yang memiliki kandungan karbohidrat, namun bukan makan besar.
  3. Ibu hamil setelah jeda salat magrib, baru dilanjutkan dengan makan besar dengan komposisi nutrisi yang seimbang.

Ibu hamil sebelum tidur disarankan untuk mengonsumsi makanan ringan dan minuman hangat. Tujuannya untuk membantu dalam produksi ASI. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY