Tips Bersepeda Aman untuk Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pertumbuhan anak harus didukung dengan asupan gizi, vitamin serta mineral yang cukup untuk membantu dia mendapatkan pertumbuhan yang baik. Selain konsumsi makanan dan minuman yang sehat, Anda dapat mengajak anak untuk berolahraga agar motoriknya dapat ikut berkembang. Kebanyakan orangtua biasanya ragu untuk membiarkan anak mereka mengikuti atau melakukan olahraga karena alasan keamanan, sebaiknya persepsi tersebut Anda pikirkan dua kali karena olahraga untuk anak-anak dapat Anda berikan dengan pendampingan yang tepat.

Salah satu olahraga yang bisa Anda kenalkan adalah berepeda, olahraga ini memang sulit dipelajari oleh anak-anak karena membutuhkan kombinasi gerak dan keseimbangan tubuh. Namun Anda jangan khawatir karena pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai tips bersepeda aman untuk anak.

Bagi orangtua yang hendak mengajari buah hatinya untuk bersepeda, ada baiknya Anda melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Keamanan ABC. Sering kali Anda lupa untuk mempersiapkan dan mengecek ulang kondisi sepeda sebelum digunakan, oleh karena itu pastikan sebelum anak bersepeda, cek keamanan ABC berikut ini:
    1. Air (Udara). Pastikan keadaan ban sepeda tidak kempes dan sudah cukup udara.
    2. Brakes (Rem) : Periksa kembali apakah rem bisa bekerja dengan baik
    3. Cek rantai sepeda, jangan sampai rantai sepeda macet atau tidak layak untuk dipakai
  • Kenakan helm sepeda. Biasakan untuk mnggunakan helm sepeda tanpa melihat seberapa jauh atau dekat jarak yang ditempuh. Usahakan untuk tidak menggunakan topi atau penutup kepala yang tidak dibuat khusus untuk melindungi kepala anak Anda dari kecelakaan. Kecelakan bukan hanya bisa terjadi di jalan raya saja, kecelakaan bisa terjadi di jalan masuk rumah atau trotoar dekat rumah. Mengenakan helm setiap saat membantu anak Anda mengembangkan kebiasaan memakai helm di kemudian hari.
  • Sesuaikan sepeda dengan usia dan kemampuan anak. Hal ini sangat serius karena sepeda yang tidak sesuai dengan keterampilan dan koordinasi anak akan memungkinkan dia kehilangan kendali yang lebih besar. Anak Anda harus dapat duduk di kursi sepeda dengan tangan di setang dan kaki yang masih dapat menjejak tanah. Untuk memilih sepeda pertama anak, sebaiknya pilihlah sepeda yang dilengkapi dengan rem kaki yang baik, karena koordinasi otot-otot tangan anak belum cukup baik untuk mengendalikan rem tangan.

Untuk hal ini Anda bisa mengajarkan anak menggunakan sepeda dengan media sepeda roda tiga atau roda empat, mulailah gunakan roda sepeda yang berukuran 12 inchi dan dua atau satu roda tambahan. Kemudian anda dapat melepas roda tambahan jika anak sudah terlihat sangat percaya diri. Kebanyakan orangtua sebelum memulai tahap tanpa roda tambahan, para orang tua akan sengaja memasang roda tambahan yang tidak menyentuh tanah.

  • Gunakan jalur khusus sepeda di jalan raya. Hampir seperempat dari kecelakaan bersepeda di jalan raya adalah hasil dari pelanggaran jalur ini. Sehingga ajari anak Anda untuk tetap bersepeda di jalur kiri jalan raya
  • Ajari penggunaan sinyal tangan di jalan raya. Sinyal tangan merupakan bagian penting dari peraturan bersepeda baik dijalan raya ataupun jalan kecil, hal ini harus diajarkan kepada semua anak sebelum mereka mulai turun ke jalan. Sinyal tangan adalah perantara komunikasi yang penting antara pengguna sepeda dan pengendara lainnya. Sebaiknya hindarkan dulu anak yang tidak memiliki keterampilan untuk menggunakan sinyal tangan tanpa harus jatuh atau kehilangan keseimbangannya untuk tidak bersepeda dijalanan umum.
  • Jangan bersepeda di malam hari. Naik sepeda di malam hari memerlukan keterampilan khusus dan peralatan khusus yang tidak dimiliki oleh anak anak. Jangan biarkan anak Anda bersepeda pada senja atau malam hari untuk menghidari kecelakan dan hal lainnya
  • Beri Semangat. Semangat atau dorongan dari orangtua merupakan hal yang penting dalam mengajarkan Anak bersepeda. Mulai berikan dorongan halus pada sepeda yang sedang dinaiki oleh anak Anda dan berikan semangat pada anak Anda. Minta anak Anda untuk mengayuh pedal sepedanya dan tetap menjaga keseimbangan. Bila terjatuh, hampiri dan berikan semangat lagi hingga anak Anda bersemangat untuk latihan lagi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY