Tips Buang Air Besar (BAB) Sehat

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Buang air besar (BAB) sering disepelekan oleh kebanyakan orang, salah satu sistem sekresi ini sangat penting fungsinya untuk tubuh manusia. Kebanyakan orang beranggapan bahwa BAB hanyalah kegiatan atau rutinitas yang dilakukan untuk membuang kotoran dalam tubuh kita. Namun sadarkah Anda bahwa dari proses BAB dapat memberikan kita banyak informasi tentang kondisi tubuh kita?

Dari bentuk, ukuran, warna hingga penampilan yang lain dari BAB akan memberikan kepada kita banyak informasi tentang status kesehatan kita, tentang fungsi keseleruhan organ saluran cerna kita, bahkan tentang proses penyakit serius yang mungkin sedang terjadi pada tubuh kita misalnya infeksi pencernaan, masalah gangguan pencernaan bahkan penyakit lebih serius seperti kanker.

Kandungan yang terdapat pada BAB kita yaitu sekitar 75% air dan selebihnya terdiri dari kombinasi fiber atau serat, bakteri yang hidup atau yang sudah mati, berbagai macam sel tubuh dan lendir. Kita dapat mengetahui status kesehatan pencernaan kita dari sifat dan karakter BAB tersebut. Hal itu dapat diketahui dari  warna, aroma, bentuk dan ukurannya, bahkan juga suara yang ditimbulkan pada saat BAB jatuh kedalam air ditoilet, kondisi BAB setelah jatuhpun bisa mengindikasikan kondisi kita yaitu antara melayang atau langsung tenggelam kedalam air, semua kondisi atau keadaan itu adalah informasi yang sangat berharga dan ada hubungannya dengan status kesehatan kita khususnya pencernaan.

Jika sebelumnya anda adalah type orang yang begitu selesai BAB segera keluar tanpa memperhatikan apa yang telah anda hasilkan, maka mulai sekarang anda harus memperhatikan  semua itu. Selain bentuk dan juga kondisi saat BAB, kita juga dapat mengetahui kesehatan kita melalui frekuensi BAB kita. Seberapa seringkah harusnya kita melakukan BAB?  Hal ini berhubungan dengan kebiasaan masing-masing karena setiap orang bervariasi dalam melakukan BAB. Jika kita BAB tiga kali sehari hingga tiga kali seminggu itu masih dapat dianggap normal. Terdapat hal yang lebih penting dari frekuensi BAB ini adalah harus dengan mudah saat proses mengosongkannya. Jika kita memerlukan tenaga untuk mengejan, maka dapat dipastikan kondisi itu sudah tidak bagus. Kondisi mengosongkan isi usus kita seharusnyatidak boleh melebihi upaya kita untuk buang air kecil atau mengeluarkan gas.

Proses BAB dikatakan lancar apabila frekuensi BAB yang terjadi lancar Misalnya setiap satu kali sehari, dua hari sekali atau tiga hari sekali. Jika tiba-tiba Anda tidak BAB selama lima hari padahal biasanya satu kali sehari, maka itulah yang perlu diwaspadai. Terdapat beberapa faktor yang dapat memepengaruhi frekuensi Anda,antara lain:

  • Genetik. Ada sebagian orang yang memang terlahir dengan sistem pencernaan lancar sehingga bisa setiap hari BAB. Ada pula yang perutnya cepat bereaksi terhadap minuman tertentu, misalnya kopi sehingga beberapa saat setelah meminumnya, keinginan untuk pergi ke toilet langsung muncul.
  • Pola Makan. Pola makan juga berpengaruh terhadap rutinitas BAB, terutama jika Anda rajin mengonsumsi makanan berserat dan minum air putih. Serat tinggi akan membuat makanan yang tercerna lebih lancar melewati usus besar dan melembutkan faeces. Sementara air putih memadatkan faeces sehingga membuatnya mudah keluar.
  • Aktivitas Fisik. Selain pola makan, faktor lainnya yang memengaruhi frekuensi BAB adalah aktivitas fisik. Berlari, meloncat atau gerak badan lainnya bisa membantu BAB lebih lancar. Olahraga secara rutin meningkatkan aktivitas otot di dalam usus sehingga memicu kontraksi pada perut dan akhirnya keinginan untuk BAB muncul.
  • Menstruasi. Pada wanita, ‘tamu bulanan’ juga bisa mengubah rutinitas BAB. Beberapa wanita memproduksi prostaglandins lebih banyak menjelang dan saat menstruasi. Prostaglandins merupakan hormon yang memicu uterus untuk mengeluarkan racun dan ‘sampah’ di dalam sisten pencernaan, sehingga muncul keinginan untuk BAB.

Kebanyakan masalah gangguan saluran pencernaan bisa dicegah dan diatasi dengan sedikit perubahan pada pola diet dan gaya hidup kita. Saat Anda mempunyai masalah buang air besar atau merasa kurang baik, Anda dapat melakukan beberapa hal dibawah ini untuk membantu dan memperlancar proses BAB Anda:

  • Hilangkan semua unsur gluten (seperti ketan) dari makanan kita (zat gluten banyak terdapat dibahan makanan gandum dan makanan sejenisnya
  • Konsumsi makanan yang dapat memberikan zat gizi dan serat bagi tubuh Anda seperti, sayuran organik dan buah-buahan
  • Hindari pemanis buatan, gula yang berlebihan (terutama gula fruktosa), zat aditiv kimiawi, bumbu dapur MSG, kafein yang berlebihan, dan jenis makanan yang telah diolah, karena semua jenis makanan ini akan menimbulkan gangguan fungsi usus normal kita
  • Jagalah flora usus Anda dengan menambahkan makanan fermentasi kedalam diet makanan yang Anda lakukan seperti yoghurt, susu asam kefir atau suplemen probiotik
  • Perbanyak minum air untuk menjaga jumlah cairan yang cukup bagi tubuh Anda
  • Usahakan untuk tetap berolahraga yang cukup
  • Hindari pemakaian obat-obatan, seperti penghilang rasa nyeri kodein dan sejenisnya yang dapat menghambat gerakan usus. Juga obat antidepresi dan antibiotik yang dapat menimbulkan berbagai macam gangguan bagi fungsi usus yang normal
  • Hindari stress yang berlebihan
  • Usahakan untuk menggunakan posisi berjongkok ketika buang air besar, karena waktu berjongkok akan meluruskan usus besar, merelaksasi otot daerah panggul dan usus sehingga memudahkan proses pengosongan isi usus tanpa perlu mengejan, cara ini sudah terbukti secara ilmiah dapat membantu mengatasi konstipasi dan masalah wasir atau hemorhoid.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY