Tips Hadapi Remaja Introvert atau Pendiam

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap insan manusia adalah pribadi yang unik, termasuk kala mereka remaja. Sebagian anak tumbuh dengan kepercayaan diri tinggi. Namun, ada pula yang cenderung introvert. Bagi orangtua, ada beberapa tips untuk menghadapi remaja introvert.

Remaja yang introvert belum tentu pemalu. Mereka bahkan bisa terampil secara sosial. Namun, mereka cenderung senang menyendiri, melakukan hal-hal yang tidak bersuara, atau hanya bergaul dengan satu teman dekat sekali waktu. Nah, bagi orangtua, tips di bawah ini bisa dicoba untuk menghadapi remaja introvert:

  • Berikan kebebasan

Umumnya, remaja introvert tidak banyak bicara dan tak banyak menuntut. Meski begitu, berikan ruang kebebasan bagi mereka untuk mengungkapkan apa keinginannya. Cobalah berikan mereka kesempatan untuk memilih mulai dari hal-hal sederhana, misalnya menanyakan kepada mereka mau makan apa hari ini.

  • Keluar dari ‘zona nyaman’

Mengawasi aktivitas remaja boleh saja, tapi jangan sampai Anda terkesan terlalu ‘melindungi’ mereka. Sesekali berikan kepada mereka aktivitas yang lebih ‘menantang’. Keluarkan ia dari ‘zona nyaman’. Bersikap terlalu melindungi bisa membuat seorang remaja terus tergantung dan tidak mandiri.

  • Kembangkan potensinya

Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Cermati apa potensinya dan dorong ia untuk mengembangkannya. Hindari bersikap memaksakan diri Anda untuk menjadikan remaja introvert menjadi diri yang Anda inginkan. Berikan mereka kesempatan untuk menekuni apa yang diminatinya.

  • Kenalkan pada lingkungan sekitar

Biasakan anak mengikuti aktivitas-aktivitas sosial agar anak dapat belajar bersosialisasi atau bergaul. Memang, remaja yang introvert memiliki kecenderungan sulit untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Oleh sebab itu, mulailah kenalkan mereka pada lingkungannya secara bertahap, misalnya bersilatu rahmi ke rumah tetangga.

  • Sediakan waktu khusus

Ingat, pada dasarnya, remaja introvert itu pemalu. Dengan kata lain, mereka sulit mengungkapkan perasaan di hadapan orang lain. Mereka akan cenderung menyembunyikan apa yang ingin mereka katakan. Tak heran, Anda bisa dibuat bingung jadinya. Oleh sebab itu, sediakan waktu khusus antara Anda dan si anak. Bila perlu, bawa ia ke ruang atau tempat yang tenang dan sepi. Ajaklah ia berbicara tentang banyak hal. Melalui cara ini, Anda akan mengetahui apa yang ia simpan di dalam dirinya.

Hindari memandang bahwa anak introvert adalah anak yang memiliki kekurangan. Susan Cain, penulis buku berjudul Quiet: The Power of the Introvert in a World that Can’t Stop Talking menyatakan, “Para introvert berkontribusi pada budaya ini dengan banyak cara. Orang-orang seperti Bill Gates, J.K Rowling (penulis serial Harry Potter) dan Dr. Seuss (penulis buku anak-anak)–mereka berkontribusi karena temperamen mereka yang diam”.

Jadi, sudah jelas kan pribadi introvert itu memiliki ‘kelebihan’ tersendiri. Intinya, waktu dan kesabaran adalah dua hal penting kala Anda ingin menghadapi sekaligus mendidik remaja introvert. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here