Tips Memberikan Jamur Sebagai MPASI Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Merasa kebingunan mencari variasi makanan untuk bayi karena sudah siap untuk diberikan MPASI. Bunda sering memasak makanan bayi dengan bahan olahan bayam, wortel, brokoli terus menerus terkadang bayi tidak nafsu makan karena merasa bosen dengan variasi makanan yang diberikan. Bunda pernah berfikir untuk memberikan makanan pada bayi dengan berbahan jamur. Tahukah bunda bahwa jenis tumbuhan yang satu ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan si kecil?

Jamur atau dalam istilah lain yaitu cedawan ini merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jenis jamur ada yang uniseluler dan juga ada yang berjenis multiseluler. Tubuh jamur terdiri benang-benang atau yang disebut dengan hifa.

Jamur memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan si kecil. Di dalam jamur mengandung protein, folat, selenium hingga vitamin D dan juga B12. Kandungan gizi yang terdapat dalam jamur dikenal sebagai pelawan infeksi serta meningkatkan sistem imuns (sistem kekebalan tubuh). Vitamin B yang ada didalam jamur berperan dalam memperbaiki jaringan tubuh dan membantu menghasilkan energi. Sedangkan kandungan vitamin D pada jamur berfungsi untuk kesehatan tulang dan gigi. Karena penyerapan fosfor akan lebih optimal dengan vitamin D. Seperti yang dilansir dalam Tabel Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram jamur kering mengandung kalori sekitar 294 kkal, 16 gr protein, 0,9 gr lemak dan 64,6 gr karbohidrat.

Memberikan asupan makanan dengan bahan jamur sebaiknya bunda lakukan apabila si kecil sudah berusia 10 bulan. Hal ini seperti pernyataan seorang praktisi gizi Damis Chyntia Esapraja yang menyatakan bahwa pemberian jamur dilakukan pada bayi berusia 10 bulan ke atas.

Manfaat jamur untuk bayi antara lain :

  1. Sebagai sistem kekebalan tubuh
  2. Melancarkan sistem pencernaan
  3. Mengoptimalkan pertumbuhan
  4. Melancarkan peredaran oksigen
  5. Melindungi kesehatan liver
  6. Membantu pembentukan sel darah merah

Tips memilih dan memberikan jamur untuk bayi sebagai MPASI diantaranya :

  1. Perhatikan pada saat memilih jamur pastikan bunda memilih jamur yang segar, bertekstur lembut dan tidak berlendir.
  2. bunda harus membeli jamur di toko yang terpercaya karena beragam macam jamur yang tumbuh tidak semua nya bisa dimakan dan aman untuk di konsumsi.
  3. Sebaiknya potongan jamur direbus atau dikukus agar lebih sehat kemudian baru bisa bunda tumis atau dimasak olahan lain
  4. Memilih jamur yang bertekstur lembut seperti jamur kancing.
  5. Pastikan apabila bunda memasak jamur dalam keadaan matang. Agar jamur yang dimakan si kecil lebih hygenis, mudah di cerna, dan resiko alergi terhadap si kecil berkurang

Apabila jamur dimasak dalam keadaan tidak matang atau masih dalam keadaan mentah beresiko terjadinya keracunan. Gejala keracunan ini biasanya mual, muntah, gatal, bengkak pada bibi, bengkak pada tenggorokan, bengkak pada lidah, kram dan kejang. Jamur mengandung biokimia yang bernama mycochitin. Selain itu apabila anda memasaknya masih dalam keadaan mentah jamur juga mengandung karsiogenik tertentu yang akan memicu terjadinya tumor. (KMY)

1 KOMENTAR

  1. bervariasi dalam mengolah makanan bayi, memang terkadang yang digunkaan hanya bayam, worten, kol dan sebagainya. yang bisa membuat bayi bosen dengan rasa yang itu” saja kita bisa mencoba dengan variasi yang baru seperti jamur dan yang lain agar anak tidak bosan dengan sara yang itu” saja tetapi tetap mempunyai nilai gizi untuk anak

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here