Tips Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Selama Berpuasa Bagi Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Cairan merupakan bagian penting dari tubuh kita. Sekitar 60%–70% tubuh kita tersusun dari air. Untuk itulah selama bulan puasa, kita tetap perlu memperhatikan kebutuhan cairan tubuh dan berusaha memenuhinya, terutama bagi ibu hamil.

Pria, wanita, ibu hamil dan menyusui memilik kebutuhan cairan dasar yang berbeda. Secara khusus, seorang pria membutuhkan sekitar 3 liter konsumsi air per hari; wanita sekitar 2,2 liter air per hari; ibu hamil 2,3 liter air per hari; dan ibu menyusui membutuhkan 3,1 liter air per hari.

Secara umum, paling tidak dibutuhkan delapan gelas air putih per hari untuk memenuhi kebutuhan dasar cairan dan tambahan satu hingga lima gelas lagi untuk ibu hamil dan menyusui. Maka, jangan lupa untuk membagi dengan seimbang asupan air putih saat sahur, berbuka, dan malam hari sebelum tidur untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Tubuh lemas dan mengantuk adalah dua kondisi yang kerap kali terjadi selama berpuasa, tidak hanya pada Ibu hamil tapi juga Ibu yang tidak hamil. Hal tersebut karena saat berpuasa kita tidak bisa mengonsumsi makanan apapun sementara aktivitas harus tetap kita lakukan. Tapi bukan berarti hal tersebut jadi penghalang, kuncinya adalah pada menu sahur dan juga selalu menjaga kebutuhan cairan tubuh.

Selain memenuhi kebutuhan cairan bagi tubuh dengan meminum cukup air putih, sejumlah makanan atau asupan juga perlu dihindari oleh ibu hamil. Asupan tersebut antara lain:

  • Banyak mengandung garam atau pedas

Makanan yang mengandung banyak garam atau pedas dapat membuat Anda merasa cepat haus dan ingin mengonsumsi cairan. Tapi, ini bukan berarti Anda harus menghilangkan elemen garam dari makanan Anda. Cukup batasi dan berbijaksana dalam mengonsumsinya. Bagaimanapun natrium (garam) adalah nutrisi yang masih diperlukan tubuh Anda.

  • Hindari makanan manis

Banyak orang yang keliru mengartikan maksud dari ‘berbuka dengan yang manis’. Mengonsumsi makanan atau minuman manis memang baik dilakukan pada saat berbuka puasa agar dapat segera memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Tapi yang keliru adalah porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi terlalu banyak. Apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula.

  • Teh dan kopi

Teh dan kopi memiliki sifat diuretik, yaitu menarik cairan tubuh dan membuangnya lewat air seni. Konsumsi teh dan kopi akan membuat Anda banyak buang air kecil sehingga cairan keluar dari tubuh dan membuat Anda juga cepat haus. Belum lagi kandungan kafein yang dapat mendorong naiknya asam lambung bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) ketika perut kosong selama aktivitas berpuasa. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY