Tips Memilih Mainan yang Aman untuk Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mainan adalah sumber kegembiraan sekaligus sebagai sarana belajar anak. Namun, mainan juga bisa membahayakan anak-anak. Masih banyak mainan anak yang terbuat dari logam berat atau zat berbahaya lainnya yang berisiko menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang. Mainan seperti senapan airsoft dan senapan paintball juga bisa menyebabkan cedera mata yang serius. Begitu banyaknya jenis mainan anak yang beredar di pasaran saat ini, orangtua harus lebih selektif ketika membeli mainan yang aman untuk anak.

Berikut adalah beberapa tips ketika memilih mainan yang aman untuk anak:

  1. Membaca label secara teliti. Label pada kemasan mainan secara cermat dan teliti. Pastikan mainan yang Anda beli memenuhi standarisasi perdagangan yang berlaku serta mencantumkan informasi cara menggunakan mainan, kategori usia, dan rincian bahan yang digunakan dalam pembuatan mainan. Terlebih ketika membeli mainan impor, hindari membeli mainan yang tidak memiliki SNI.
  2. Sesuai usia. Pada kemasan mainan mungkin tercantum peringatan seperti “mainan tidak disarankan untuk anak-anak di bawah usia 3 tahun karena bagian-bagian kecil yang bisa menjadi bahaya tersedak”. Peringatan tersebut harus ditanggapi serius. Anak kecil cenderung memasukkan benda di sekitar ke dalam mulutnya. Karena itu, belikan anak mainan yang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak.
  3. Perhatikan fisik mainan. Hindari mainan yang mengandung pelet atau isian kecil yang berisiko tertelan dan mencederai mata. Mainan yang terbuat dari plastik tipis juga biasanya mudah rusak. Pastikan untuk memilih mainan dengan fisik yang kokoh, bagian tepinya tidak runcing, dan ukurannya lebih besar dari mulut anak guna menghindari risiko tersedak dan tertelan. Selain itu, orangtua juga sebaiknya berhati-hati jika ingin memberikan anak mainan yang memakai dengan baterai. Logam berat pada baterai sangat berbahaya, dan bateri berukuran kecil sangat berisiko tertelan oleh bayi dan balita. Jika anak Anda menginginkan mainan dengan baterai, pastikan baterai ditempatkan pada panel yang terkunci atau tidak mudah lepas.
  4. Pilih mainan yang bisa dicuci. Setelah sering digunakan, mainan tentu akan menjadi kotor dan menjadi sarang kuman. Terutama mainan dari kain, seperti boneka. Ketika memilih boneka, pilihlah boneka yang terbuat dari material yang bisa dicuci.

Bayi dan balita umumnya sangat aktif dan kreatif. Mereka masih berisiko cedera meski orangtua telah memberikan mainan yang aman. Karena alasan itu, pastikan agar orangtua selalu mendampingi dan mengawasi anak ketika bermain dengan mainannya. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here