Tips Memotong Kuku Bayi yang Benar

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kuku bayi perlu dirawat secara rutin. Hal ini penting mengingat bayi cenderung menggerakkan tangannya secara spontan. Jadi, bila kuku bayi panjang, maka dapat melukai anggota tubuh bayi yang lain, seperti wajah.

Perawatan kuku bayi mencakup memotongnya. Kegiatan memotong kuku bayi juga terkadang menjadi hal yang cukup mendebarkan. Tidak sedikit orangtua yang merasa tidak percaya diri pada saat memotong kuku-kuku mungil anak bayinya. Hal ini banyak dipicu oleh banyak hal, mulai dari ketakutan melakukan kesalahan hingga khawatir bisa menyakiti si bayi.

Jadi, memotong kuku bayi harus dilakukan dengan hati-hati. Kalau terlalu pendek, jari bayi bisa terluka. Kalau masih terlalu panjang meski kukunya masih sangat lunak, tetapi bisa menggores dan menimbulkan guratan-guratan merah di wajah bayi itu sendiri.

Untuk mencegah hal itu terjadi, berikut adalah sejumlah cara untuk menyiasatinya:

  • Peralatan tepat

Pemotong kuku bayi berbeda dengan orang dewasa. Jadi, siapkan terlebih dahulu gunting kuku untuk bayi atau peralatan manicure dan pedicure khusus bayi. Alat-alat semacam itu kini sudah banyak dijual di toko-toko khusus peralatan bayi.

  • Bersihkan dahulu

Sebelum kuku bayi digunting, periksa dahulu apakah terselip kotoran di dalam kuku bayi. Jika ada kotoran sebaiknya, bersihkan terlebih dahulu kuku bayi. Caranya mudah saja, basahi cotton bud dengan air. Jadi, saat menggunting kuku akan lebih mudah karena Anda tidak lagi perlu repot membersihkan kotoran selesai digunting.

  • Pencahayaan cukup

Carilah tempat yang memiliki pencahayaan cukup karena kuku bayi yang kecil membuatnya sulit digunting. Menggunting kuku dengan cahaya yang kurang atau lampu tidak terang bisa membahayakan bayi, misalnya kulit kuku terluka atau memotong kuku bayi terlalu pendek sehingga membuatnya kesakitan.

  • Waktu tertentu

Saat terjaga, tangan atau kaki bayi cenderung sering bergerak. Jika dipengangi agar tidak banyak bergerak, bayi cenderung ‘berontak”. Maka, pilihlah waktu-waktu tertentu untuk memotong kuku, misalnya saat bayi sehabis mandi. Pada saat itu, kuku bayi akan lebih lunak sehingga lebih mudah dipotong. Pilihan waktu lainnya adalah memotong kukunya ketika ia tidur. Bayi yang tidur tenang akan memungkinkan Anda untuk dapat memotong kuku bayi dengan lebih leluasa.

  • Merata

Potong kuku bayi dengan bentuk lurus rata, bukan agak melengkung, seperti kuku dewasa. Usahakan agar potongan tidak terlalu pendek atau sebaliknya sisa kuku masih terlalu panjang. Tinggalkan kuku sedikit saja agar jari tidak sampai terluka.

  • Obat antiseptik

Siapkan obat antiseptik dan tisu untuk berjaga-jaga kalau ia tergores atau terluka. Pertumbuhan kuku bayi biasanya cukup cepat sehingga Anda mungkin harus memotong kukunya setidaknya dua kali dalam seminggu. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here