Tips Mencegah Komplikasi pada Hamil Kembar

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mempunyai anak kembar di dunia ini bisa menjadi kebahagiaan tersendiri, pasalnya kehamilan anak kembar masih sedikit presentasenya jika dibandingkan dengan kehamilan biasa. Anak kembar biasanya selalu mendapat perhatian khusus sejak kelahirannya mulai dari pakaian, cara mendidik, kesehatan dan pergaulannya karena anak kembar biasanya memiliki banyak kesamaan. Namun, perlu Anda tahu bahwa tidak hanya dimulai saat kelahirannya, anak kembar juga harus mendapat perhatian khusus sejak dalam kandungan.

Hamil anak kembar perlu mendapat perhatian khusus karena lebih beresiko terjadi komplikasi. Komplikasi-komplikasi yang sering terjadi pada ibu yakni keguguran, kelahiran prematur, pre eklampsia, anemia, diabetes gestasional, dan perdarahan. bagi janin yang dikandung, dapat terjadi TTTS (Twin to Twin Tranfusion Syndrome) yaitu suatu kondisi dimana janin yang satu mendapat suplai darah dan nutrisi dari janin lainnya sehingga menyebabkan janin tidak tumbuh besar dengan ukuran yang sama. Serta, dalam ilmu kesehatan jiwa mengungkapkan bahwa anak kembar bisa menjadi pemicu seseorang mengalami gangguan jiwa karena dari dalam kandungan sudah harus berbagi tempat dan nutrisi.

Komplikasi-komplikasi tersebut dapat terjadi pada kehamilan anak kembar. Gaya hidup seseorang tidak begitu mempengaruhi terjadinya komplikasi, karena komplikasi pada kehamilan anak kembar bisa muncul begitu saja. Bagi ibu-ibu yang telah mengikuti kelas parenting pasti mengetahui bagaimana menghadapi kehamilan anak kembar. Ada beberapa tips untuk Anda yang sedang hamil anak kembar untuk mencegah dari komplikasi.

  1. Deteksi dini hamil kembar

Mengetahui secara dini bahwa Anda tengah hamil anak kembar sangat menguntungkan. Dokter akan lebih mudah dalam memberikan terapi dan saran-saran pada Anda. Anda menjadi lebih siap dan berhati-hati dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan beban dua atau lebih janin dalam kandungan.

  1. Rutin melakukan pemeriksaan kehamilan

Selama masa kehmilan, atur jadwal ANC (Antenatal Care) secara rutin. Hal ini dilakukan karena dalam pemeriksaan tersebut, kesehatan janin dan ibu akan terpantau. Apabila dalam pemeriksan kehamilan ditemukan masalah, maka segera mendapat pertolongan.

  1. Menjaga pola makan

Hal ini sudah masuk dalam ranah gaya hidup. Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi dapat mencegah terjadinya komplikasi saat hamil seperti pre eklampsia dan diabetes. Kedua penyakit tersebut bisa diakibatkan karena faktor pola makan yang tidak sehat.

  1. Memenuhi jumlah kalori

Bagi ibu hamil dengan anak kembar, kebutuhan kalori bertambah sekital 300 kalori per hari. Memang lebih banyak jika dibandingkan kehamilan normal. Banyak orang yang beranggapan bahwa saat hamil kembar maka ibu perlu mengonsumsi makanan sebanyak-banyaknya. Ternyata ini hanyalah mitos belaka, karena yang paling penting bagi ibu hamil anak kembar adalah tercukupinya kalori dalam tubuh. Apabila kalori di dalam tubuh sudah cukup, tidak perlu untuk menambah porsi makan. Cukup dengan mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here