Tips Mencegah Perut Kembung Saat Puasa

SehatFresh.com – Gangguan perut merupakan salah satu masalah yang dialami orang berpuasa terutama pada awal-awal puasa. Efek tidak nyaman ini terjadi karena akibat perubahan pH dalam tubuh. Perubahan pH ini disebabkan oleh perubahan pola makan dan proses adaptasi yang dilakukan oleh tubuh. Perut kembung akan semakin buruk jika Anda menerapkan pola makan yang kurang tepat saat sahur dan berbuka. Untuk mengatasi dan mencegah keluhan tersebut, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, diantaranya:

Kurangi asupan garam
Terlalu banyak garam dalam makanan akan meningkatkan kadar sodium dalam cairan tubuh sehingga menghambat mekanisme pengeluaran air dari sel-sel tubuh. Maka dari itu, mulailah hindari penambahahan garam ke dalam makanan. Tidak hanya itu, batasi juga makanan olahan yang tinggi garam seperti keju, kecap, dan keripik. Jika Anda merasa sulit untuk mengurangi asupan garam, sebaiknya Anda juga mengonsumsi makanan sumber kalium, seperti pisang dan alpukat, untuk membantu mengimbangi retensi cairan yang disebabkan oleh asupan natrium berlebih.

Pilih makanan yang tepat
Perut kembung saat puasa bisa diatasi dengan menjaga pola makan saat sahur dan berbuka. Menghindari makanan berminyak, berlemak baik itu pada saat sahur atau berbuka puasa adalah tindakan tepat untuk menghindari perut kembung. Saat bersantap sahur, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang mengandung gas seperti kol, ubi dan nangka muda, guna mencegah peningkatan produksi asam lambung. Perbanyaklah konsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah. Serat dibutuhkan tubuh untuk menyerap air dalam usus untuk mencegah kontraksi pada perut.

Cukupi kebutuhan cairan
Kurangnya asupan air bisa menyebabkan perut kembung. Membiasakan diri untuk minum dua gelas saat berbuka puasa, empat gelas di malam hari, dan dua gelas air putih saat sahur akan sangat membantu dalam menjaga keseimbangan natrium dalam tubuh. Tercukupinya kebutuhan air juga dapat mencegah sembelit, yang merupakan penyebab lain dari perut kembung.

Makanlah dengan sadar
Makanan yang tidak dikunyah menjadi potongan-potongan kecil akan sulit dicerna dan dimetabolisme oleh bakteri sehingga menghasilkan gas berlebih yang menyebabkan perut kembung. Jadi, makanlah dengan perlahan dan kunyah makanan Anda dengan benar. Ketika Anda makan dengan cepat, setidaknya setengah liter udara dapat terjebak dalam usus dan kemudian gas akan terbentuk dalam usus sehingga menyebabkan perut kembung. Saat waktu berbuka tiba, sebaiknya tidak balas dendam terhadap makanan yang tersaji. Makanlah perlahan agar lambung menyesuaikan diri dari asupan makanan setelah berpuasa.

Tetap aktif
Melakukan aktifitas fisik ringan setelah makan sahur, seperti solat atau melakukan olahraga ringan dapat mencegah terjadinya sembelit dan perut kembung. Aktifitas fisik ringan dapat mengurangi stres yang mengganggu keseimbangan usus dan meningkatkan fungsi sistem pencernaan. Saat puasa, olahraga ringan yang dapat Anda lakukan antara lain berjalan kaki, yoga, atau bersepeda.

Sumber gambar : www.asliindonesia.net

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY