Tips Menekan Nafsu Makan pada Remaja Obesitas

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Obesitas adalah kondisi dimana seseorang memiliki berat badan yang berlebih, berada diatas angka berat badan ideal atau normal. Kasus obesitas pada remaja masih saja tinggi. Meski tren badan kecil sangat diminati kebanyakan remaja, tapi tidak sedikit juga remaja yang masih tidak peduli akan bentuk tubuhnya.

Sebenarnya, fisik bukanlah masalah utamanya. Pada kasus obesitas, berat badan yang berlebih inilah yang menjadi masalah. Kelebihan berat badan dapat menggangu kesehatan penderitanya. Penyakit jantung, diabetes, infeksi jamur, kepikunan, sembelit dan kanker prostat merupakan contoh penyakit yang mungkin diidap oleh orang yang memiliki tingkat kolesterol dan lemak yang berlebih.

Kasus obesitas pada remaja ini memerlukan perhatian dari para orangtua. Sebagai orangtua, memerhatikan tumbuh kembang anak adalah sebuah kewajiban. Termasuk dalam membantu anak mencegah terjadinya obesitas. Saat anak Anda terlanjur mengidap obesitas, berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menekan nafsu makan remaja yang mengalami obesitas :

  • Jangan menekan mental anak

Beberapa kasus obesitas pada remaja, menyebabkan remaja tersebut mendapat tekanan mental dari teman-teman dan lingkungan. Sebagai orangtua, jangan lakukan hal yang sama. Jangan menyalahkan dan memarahinya. Karena sebagian anak obesitas memiliki nafsu makan yang tinggi. Maka saat ia merasa tertekan, nafsu makannya justru bertambah.

  • Menjaga porsi makan

Tetap lakukan makan 3 kali sehari, tapi usahakan untuk mengurangi porsi setiap makan. Nafsu makan bisa dipengaruhi oleh mata yang melihat porsi makan.

  • Mengkonsumsi serat

Dengan memperbanyak konsumsi serat dan memperlambat gerakan mengunyah, rasa kenyang akan bertahan lebih lama. Dan dengan memperlambat kunyahan pada makanan, selain mempermudah makanan dicerna, juga berfungsi menurunkan nafsu makan yang berlebih.

  • Makan dengan teratur

Makan tepat waktu juga berguna menekan nafsu makan. Pada saat melewatkan waktu makan, maka nafsu makan akan meningkat akibat terlalu lapar. Makan dengan selalu tepat waktu juga mengontrol kapan rasa lapar datang.

  • Tidur dengan cukup

Kurangnya tidur justru membuat berat badan naik. Saat mengalami masalah kurang tidur, tubuh akan memeroduksi hormon ghrelin dan leptin. Kedua hormon ini berfungsi menambah nafsu makan, itu mengapa saat Anda tidur melebihi waktu tidur malam, Anda akan merasa lapar. Maka, tidur setidaknya jam 7 malam, mampu menurunkan produksi kedua hormon tersebut dan juga berarti mampu mengurangi nafsu makan.

  • Olahraga

Tidak diragukan lagi, olahraga memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Salah satunya adalah meningkatkan hormon peptide YY dalam tubuh. Hormon peptide YY ini berbanding terbalik dengan hormon ghrelin dan leptin, karena hormone ini berfungsi untuk menurunkan nafsu makan.

Olahraga aerobik selama 60 menit lebih mampu menekan keinginan makan seseorang daripada olahraga anaerobik dengan waktu yang sama. Olahraga aerobik adalah olahraga yang dilakukan dengan cukup lama dan memerlukan oksigen yang terus-menerus selama berolahraga. Contoh olahraga aerobik adalah sena, aerobik, berenang, bersepeda dan  jogging.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here