Tips Menentukan Suplemen Nutrisi untuk Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Suplemen nutrisi atau biasa dikenal dengan food suplement yang merupakan produk kesehatan mengandung satu atau lebih zat yang bersifat nutrisi atau obat. Dikemas dalam bentuk kapsul, kapsul lunak, tablet, bubuk atau cairan yang berfungsi sebagai pelengkap kekurangan zat gizi dalam tubuh.

Makanan penunjang ini umumnya terbuat dari bahan-bahan alami yang diracik tanpa tambahan zat-zat kimia, meskipun ada beberapa vitamin tertentu dibuat secara sintetis. Negara Indonesia sendiri menggolongkan suplemen nutrisi sebagai nutraceutical (masuk dalam golongan makanan). Itulah sebabnya oleh pemerintah, makanan suplemen boleh dijual secara bebas. Namun tidak boleh diklaim memiliki khasiat untuk mengobati penyakit tertentu seperti halnya obat.

Secara umum manfaat food suplement yakni:

  • Mencegah terjadinya penurunan kualitas nutrisi bagi tubuh
  • Mencegah penurunan kualitas gaya hidup
  • Memenuhi kebutuhan tubuh akan komponen utama nutrisi yang meliputi karbohidrat, lemak, asam lemak esensial, protein, asam amino, air, vitamin, mineral, enzim, antioksidan, karotenoid, flavonoid, alkaloid dan fitoestrogen
  • Menghindarkan kekurangan gizi akibat pola makan tidak teratur dan tida sehat, dan
  • Membantu mengembalikan vitalitas tubuh.

Fenomena yang sekarang terjadi adalah mulai merebaknya penyakit yang dapat menyerang para pria di usia yang muda dikarenakan gaya hidup yang tidak sehat. Hal tersebut merupakan motivasi para produsen food suplement untuk menciptakan produk-produk yang bermanfaat dan membantu menangani masalah akibat gaya hidup yang tidak sehat. Food suplement yang baik untuk dikonsumsi para pria haruslah memiliki kandungan gizi dan manfaat yang mampu untuk menekan terjadinya penurunan kualitas nutrisi tubuh serta meningkatkan vitalitas tubuh.

Berikut ini adalah beberapa tips dalam memilih food suplement yang baik, tidak hanya untuk para lelaki, tetapi untuk siapa saja yang ingin mengonsumsinya.

  1. Tempat produksi merupakan yang sudah berpengalaman dalam food suplement dan mengembangkan penelitian dan disertifikasi oleh otoritas setempat bahkan Dunia dan diakui.
  2. Pastikan masa kadaluarsa (Expired date) dan label dari departemen kesehatan, sertifikasi halal, izin edar BPOM, agar suplemen yang kita pilih memenuhi standar kesehatan.
  3. Pertimbangkan segala aspek terkait yang mempengaruhinya. Seperti kondisi tubuh, manfaat yang Anda inginkan serta daya beli Anda.
  4. Telitilah dengan cermat komposisi dan daftar bahan-bahan yang terkandung. Pastikan tertulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia sehingga terbaca dengan jelas, juga tercetak dengan menggunakan huruf latin. Sebab, ini bisa membuktikan bahwa produk tersebut telah melewati sensor pemerintah.
  5. Perhatikan benar dimana produk tersebut dibuat, karena pencantuman tersebut dapat menyatakan bahwa lebih dari 50% bahan dan seluruh proses dilaksanakan di negara yang tertera.

Perhatikan simbol pada kemasan yang biasanya terdapat gambar-gambar tertentu mengandung arti. Seperti simbol copy right dan label halal. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here