Tips Mengatasi Gagap pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Jangan anggap remeh gangguan bicara gagap atau terbata-bata. Terlebih, gangguan ini sering dialami anak-anak yang berusia antara dua sampai lima tahun.

Seseorang yang mengalami gagap ditandai dengan memperpanjang atau mengulang kata, suku kata, atau frase saat berbicara. Orang yang gagap akan lebih sulit untuk berbicara lancar jika mengalami stres, kelelahan, atau berbicara di depan khalayak ramai. Tapi, kebanyakan orang yang gagap akan lebih mudah berbicara jika berada dalam suasana yang santai.

Gagap merupakan gangguan bicara yang umumnya terjadi pada anak-anak. Pada sebagian anak, gagap sebenarnya merupakan salah satu bagian dari pembelajaran menggunakan kata dan berbahasa. Kondisi ini umumnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perlu bantuan ahli. Namun, kondisi ini juga dapat bertahan hingga dewasa.

Gagap dapat menimbulkan dampak yang beragam bagi anak. Mulai dari masalah berkomunikasi hingga berdampak pada psikososial anak. Jadi, akan lebih baik untuk mengenali cara mengatasi gagap pada anak agar anak dapat berkomunikasi dengan lancar. Berikut adalah sejumlah tips untuk mengatasi gagap pada anak:

  • Baca buku

Latihlah anak membaca buku sejak dini. Usahakan anak membaca dengan suara cukup keras karena teknik ini akan mengajarkan cara bernapas yang baik pada anak. Anak yang mengalami gagap biasanya memiliki masalah pernapasan saat berbicara atau membaca. Teknik ini dapat membantu anak mengatasi gagap dalam jangka panjang.

  • Bernapas dengan benar

Untuk mengatasi masalah gagap pada anak diperlukan latihan menghirup dan menghembuskan napas secara rutin. Teknik ini bisa membantu anak berbicara dengan kecepatan sedang dan juga terarah. Meski mungkin awalnya sulit, cobalah untuk membantunya secara perlahan.

  • Berpidato

Terapi pidato berguna untuk menambah kepercayaan diri anak agar bisa mengatasi kegagapannya. Tak hanya itu, terapi ini juga bisa menambah keterampilan anak dalam berbahasa.

  • Luangkan waktu bersama

Cobalah luangkan waktu untuk bicara berdua saja dengan anak Anda. Hal ini diharapkan dapat membantunya dalam menghadapi masalahnya dalam berkomunikasi.

  • Jangan memaksa

Apa pun penyebabnya, jangan pernah memaksa. Makin dipaksa, kian parah keluhan gagapnya.

  • Jangan menuntut

Jangan pula menuntut anak untuk bicara sempurna seperti sesama temannya yang tanpa gangguan. Saat ia mengucapkan ‘ulal’ untuk kata ‘ular’, jangan langsung membentaknya. Lebih bijaksana bila berusaha memaklumi kekurangan atau keterbatasannya. Katakan saja, “Oh, maksud kamu ular, ya?”

  • Konsultasi

Carilah bantuan ahli melalui terapi wicara. Kursus semacam ini seharusnya bisa diandalkan untuk mengasah kecakapan anak bicara. Paling tidak, terapis akan mengajari bagaimana cara membuka mulut dan mengatur lidah yang benar untuk setiap pelafalan huruf agar masing-masing terucap jelas. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here