Tips Mengatasi Keputihan Miss V

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Keputihan adalah penyakit kewanitaan yang berada pada organ intim atau vagina wanita dan biasa terjadi sebelum atau sesudah menstruasi (haid). Keputihan merupakan hal yang tidak asing lagi dan semua wanita pasti pernah mengalaminya. Keputihan umumnya disebabkan oleh bakteri, jamur, dan mikroorganisme lain yang hidup di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Setiap wanita yang mengalami keputihan terkadang merasakan gatal karena aktivitas bakteri, virus, jamur atau juga parasit yang menginfeksi tadi.

Ada dua jenis keputihan, yaitu normal (fisiologis) dan abnormal (patologis). Keputihan normal umumnya dialami setiap bulan di masa subur dnan tidak perlu dikhawatirkan. Keputihan jenis ini akan terjadi pada wanita yang telah mengalami menstruasi. Kondisi ini terjadi pada saat wanita memasuki masa subur, sebelum dan sesudah menstruasi, atau pada saat mendapat rangsangan. Keputihan normal umumnya berwarna bening, relatif encer, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal. Jumlah cairan yang keluar juga biasanya tidak terlalu banyak. Tetapi, keputihan yang tidak normal (patologis) patut Anda waspadai karena bisa menjadi gejala penyakit kanker rahim, maka dari itu Anda perlu memeriksakannya ke dokter.

Berikut ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah keputihan:

  • Gunakan pembalut yang tepat

Salah memilih pembalut dapat menyebabkan keputihan. Pilihlah pembalut yang menggunakan bantalan berkualitas dan mengandung herbal. Gantilah  pembalut 4 jam sekali dalam sehari.

  • Menjaga kelembaban dan kebersihan organ intim

Menjaga kelembaban vagina merupakan pencegahan awal untuk menghindari keputihan. Tingkat keasaman yang baik untuk vagina adalah 3,5. Perubahan warna dan bau yang tidak sedap dapat disebabkan karena tingkat keasaaman yang tinggi dan bila dibiarkan kemungkinan menyebabkan rasa nyeri pada organ kewanitaan. Untuk menjaga kelembaban vagina, disarankan untuk tidak membersihkan vagina dengan douching (obat semprot air) karena bisa mengganggu keseimbangan ph pada vagina. Selain kelembaban, hal penting lainnya adalah menjaga kebersihan vagina. Saat membersihkan vagina, usahakan mengusap dari arah depan ke belakang (dari arah vulva ke anus) untuk menghindari kuman yang menempel di anus berpindah vagina.

  • Mengonsumsi yoghurt

Salah satu tanda dari infeksi jamur Candida adalah terjadinya keputihan yang membuat gatal dan berbau. Yoghurt mengandung Laktobasilus yang dapat membuat pH asam untuk membasmi jamur Candida di area vagina. Laktobasilus memiliki sifat proteksi terhadap infeksi dari bakteri microba patogen, yang disebabkan oleh kuman dan jamur, salah satunya adalah jamur Candida. Pilihlah yoghurt polos (plain) yang tidak mengandung gula dan pewarna.

  • Menghindari stress

Semua organ tubuh kinerjanya di pengaruhi dan dikontrol oleh otak, maka ketika reseptor otak mengalami kondisi stress hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan dan keseimbangan hormone-hormon dalam tubuh dan hal ini dapat menimbulkan terjadinya keputihan. Menghindarkan diri dari stress dan melakukan olahraga seimbang merupakan solusi yang paling baik untuk mengatasi keputihan. Lakukan olahraga satu minggu dua kali secara teratur.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY