Tips Mengemudi Bagi Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sudah hal lumrah melihat wanita mengemudikan mobil di jalan raya. Namun, kekhawatiran menyeruak kala sedang hamil. Maksudnya, apakah riskan mengemudi mobil bagi ibu hamil?

Seorang ibu hamil bisa saja harus mengemudi untuk berbagai keperluan, misalnya mengantar kakak ke sekolah, berbelanja atau berkonsultasi ke dokter kandungan. Sebenarnya, mengemudi di saat hamil tidak berbahaya jika ibu hamil mengetahui cara menjaga kehamilan yang baik saat mengemudi.

Nah, berikut adalah beberapa tips bagi ibu hamil dalam mengemudi mobil:

  • Buang air kecil

Jika ibu hamil harus mengendarai mobil jarak jauh, pastikan ia meluangkan waktu untuk membuang air kecil sejenak sebelum perjalanan tersebut dimulai. Semakin besar janin di dalam rahim, akan semakin banyak keinginan untuk buang air kecil.

  • Persiapkan rute perjalanan

Sebelum memulai perjalanan, ibu hamil perlu menentukan rute perjalanan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Sistem navigasi di perangkat smartphone, misalnya, bisa membantu mempersiapkan rute perjalanan. Selain itu, sebisa mungkin untuk menghindari jalan macet atau berlubang agar ibu hamil tidak mudah kelelahan atau mengalami guncangan saat melewati jalanan berlubang.

  • Perhatikan jarak duduk dengan setir

Semakin tua kehamilan, maka perut juga akan semakin besar dan semakin dekat pula jarak perut dengan setir. Maka, aturlah jarak duduk dengan setir sebelum mengemudi.

  • Sesuaikan jarak spion dalam mobil

Menyesuaikan jarak spion dalam mobil bisa mempengaruhi pandangan ke arah belakang mobil. Jadi, ibu hamil perlu memeriksa kembali dan memastikan pandangan mata ke arah cermin spion tidak terlalu tegak dan tetap berada di kondisi yang nyaman selama mengemudi.

  • Gunakan sabuk pengaman dengan benar

Sabuk pengaman tidak perlu dikhawatirkan sebagai alat yang dapat mengganggu janin. Hal ini sudah dibuktikan oleh riset dalam Jurnal Kesehatan Amerika. Sabuk pengaman dirancang agar pengemudi tidak terlempar dari mobil bila terjadi kecelakaan. Bagian yang tertahan oleh sabuk adalah bahu sehingga perut tidak akan terlilit dan janin juga tidak akan tertarik sabuk. Jadi, pastikan tidak mengenakan sabuk pengaman di perut, tetapi di bahu dan di bawah perut.

  • Gunakan bantal kecil

Tempatkan bantal kecil pada punggung bawah jika diperlukan. Hal ini untuk mencegah rasa nyeri punggung selama menyetir.

  • Istirahat

Saat menyetir, ibu hamil juga harus menyempatkan berhenti untuk beristirahat, terutama dalam perjalanan jauh. Menyetir selama 30 menit dapat menghabiskan ekstra energi pada ibu hamil, terutama jika jalanan ramai dan macet. Berhentilah untuk sekadar menghilangkan lelah sambil meraba perut. Gunakan pula kesempatan ini untuk merenggangkan tubuh. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here