Tips Mengendalikan Emosi Ketika Berpuasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ketika bulan Ramadhan tiba umat Islam diperintahkan untuk berpuasa satu bulan penuh. Tujuan berpuasa adalah melatih diri untuk menahan minum, makan, amarah dan hawa nafsu yang negatif. Lantas bagaimana tips dan trik untuk mengendalikan emosi ketika sedang menjalankan ibadah puasa?

  1. Melakukan ibadah sholat 5 waktu

Obat yang cukup ampuh untuk mengendalikan emosi adalah melakukan sholat 5 waktu. Dengan melakukan sholat 5 waktu psikologis seseorang akan lebih tenang, karena merasa dengan dengan Sang Pencipta. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran: “Ketahuilah dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang” (Qs. Ar-Ra’du:28)

  1. Meluangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an

Seseorang membaca Al-Qur’an tidak hanya memperoleh pahala, namun juga dapat menenangkan pikiran. Bagi seseorang yang sedang dilanda emosi, maka luangkanlah waktu membaca Al-Qur’an. Dengan membaca atau mendengarkan ayat Al-Qur’an, pikiran bisa menjadi lebih tenang.

  1. Berdzikir bisa meredakan emosi

Allah SWT berfirman dalam surah Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya: “Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah jiwa (hati) menjadi tenang, damai (tenteram)”. Surat itu menjadi bukti bahwa berzikir bisa menenangkan hati dan pikiran seseorang yang dilanda emosi.

  1. Minum air putih yang banyak agar tidak dehidrasi

Apa hubungannya antara dehidrasi dengan emosi? Rupanya kekurangan konsumsi air dapat mengakibatkan seseorang menjadi gampang marah. Dehidrasi menyebabkan emosi mengalami ketidakstabilan, sehingga mudah dilanda emosi. Alhasil minumlah air putih yang banyak ketika sahur dan berbuka, agar cairan tubuh tetap terjaga.

  1. Tidur dan istirahat yang cukup

Waktu tidur dan istirahat yang kurang juga dapat menyebabkan seseorang mudah dilanda emosi. Pertahankan kualitas tidur ketika menjalani ibadah di bulan Ramadhan, agar stamina tetap fit.

  1. Berwudhu untuk meredam emosi

Islam mengajarkan kepada seseorang untuk mengambil air wudhu apabila sedang dilanda emosi. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya marah-marah dari Setan. Dan sesungguhnya setan diciptakan dari api. Dan sesungguhnya api dimatikan dengan air. Maka ketika salah satu kalian marah-marah maka hendaklah berwudhu” (HR. Abu Dawud).

  1. Dilanda emosi, segeralah duduk sejenak

Apabila emosi amarah sedang memuncak, cobalah untuk duduk sejenak. Hal tersebut karena ketika seseorang sedang marah dalam keadaan berdiri, memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk melakukan perbuatan di luar batas. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: “Ketika salah satu kalian marah dalam keadaan berdiri hendaklah duduk, maka hilang marah-marahnya. Dan jika tidak hilang, maka hendaklah berbaring” (HR. Abu dawud).

  1. Mengambil sikap diam

Sikap diam menjadi obat terakhir ketika seseorang sedang dilanda amarah. Banyak berbicara ketika dalam keadaan marah, tentu saja membuat psikologis seseorang menjadi tidak terkontrol. Alhasil dengan diam, pikiran dan hati akan menjadi lebih tenang. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY