Tips Menghadapi Keluhan Anak saat Berpuasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Momen berpuasa di bulan Ramadhan merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar anak-anak Muslim di seluruh penjuru dunia. Menyenangkan sekali rasanya bila berhasil menaklukan perasaan haus dan lapar serta menikmati hidangan ketika waktu berbuka tiba .

Namun, kemampuan anak menahan lapar dan haus ketika berpuasa tidaklah sama. Ada anak yang melewati saat-saat berpuasa dengan mudah dan riang, namun banyak juga anak rewel ketika sedang belajar puasa.

Anak rewel saat berpuasa biasanya dipicu oleh kondisi fisik yang tidak nyaman akibat merasakan lapar dan haus. Serta beratnya menahan keinginan untuk segera makan dan minum. Hal seperti ini kerap menimbulkan dilema bagi para orangtua dalam mengajari anak-anaknya berpuasa.

Beberapa tips dan trik berikut bisa Anda gunakan untuk mengatasi anak rewel saat berpuasa.

  1. Alihkan perhatian anak dari rasa lapar dan haus. Anak-anak amat senang bila dibiarkan melakukan berbagai aktivitas. Bermain menjadi salah satu cara terbaik untuk membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa lapar dan haus yang dialaminya. Ajaklah anak melakukan permainan yang mereka sukai atau kenalkan permainan jenis baru yang menantang rasa ingin tahu dan perhatiannya.
  2. Ajaklah anak bercerita. Melalui cerita kita bisa menyampaikan beberapa kisah hikmah pada anak, khususnya yang berkaitan dengan berpuasa. Dengan cara ini kita bisa menanamkan beberapa pelajaran penting tentang manfaat puasa bagi tubuh, menanamkan rasa empati anak terhadap golongan yang kurang beruntung. Hasilnya, anak memiliki semangat untuk berpuasa dan mengatasi rasa lapar dan haus. Kita bisa menggunakan media buku sebagai sarana bercerita. Untuk menarik perhatian anak-anak, tidak ada salahnya kita memilih buku-buku anak yang memiliki gambar-gambar menarik.
  3. Berikan rasa simpati dan dukungan pada anak. Terkadang kerewelan anak dipicu oleh keinginan untuk diperhatikan dan mendapatkan penghargaan atas pengorbanan yang telah dilakukannya. Bukankah berpuasa membutuhkan pengorbanan, Bunda? Jadi tidak ada salahnya bila kita memberikan simpati serta pujian agar anak kuat menghadapi ujian lapar dan haus.
  4. Buatlah beberapa kesepakatan dengan anak. Kesepakatan ini bisa kita lakukan untuk mengurangi kerewelan anak dan menumbuhkan semangatnya untuk menyelesaikan puasa hingga waktu yang telah disepakati. Misalkan kita akan memberikan hadiah apabila anak berhasil menjalani puasa dari jam sekian hingga jam sekian (bisa disesuaikan dengan usia anak). Contoh lain, membuat hidangan berbuka sesuai dengan keinginan anak.
  5. Ajaklah anak untuk membantu memilih dan membuat menu berbuka. Membayangkan nikmatnya berbuka sering sekali menumbuhkan semangat anak-anak untuk berpuasa. Dan mengajak mereka memilih menu berbuka serta mengajak mereka untuk membantu membuat makanan kerap menimbulkan keasyikan tersendiri, sehingga anak yang tadinya rewel akan menjadi anak yang sibuk membantu di dapur.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY