Tips Menghilangkan Kebiasaan Menghisap Jempol pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bayi atau masa anak-anak merupakan usia dengan momen yang sedang menggemaskan sekali. Semua tingkah lakunya terlihat lucu dan membuat orang tua bahagia. Namun, dari tingkah laku lucu anak anda ada beberapa yang bahaya atau tidak baik jika diteruskan. Salah satunya yaitu kebiasaan menghisap jempol.

Kebiasaan menghisap jempol tersebut biasanya dilakukan oleh anak dengan usia di bawah umur 2 tahun. Mereka melakukannya agar merasa aman dan nyaman. Walaupun nyaman tapi tidak baik maka harus dihilangkan.

Saat mencoba menghilangkan kebiasaan menghisap jempol pada anak, beberapa orang tua mendapatkan kesulitan karena anakya tidak menurut dan bahkan ada orang tua yang menggunakan metode yang kurang tepat. Oleh karena itu, berikut akan diberikan tips untuk menghilangkan kebiasaan menghisap jempol pada anak:

  1. Ketahui penyebabnya

Sebelum menghilangkan kebiasaan menghisap jempol, anda harus mengetahui kebiasaan sehari-hari anak terlebih dahulu. Termasuk juga cara anak beradaptasi terhadap lingkungan sekitar. Jika faktor pencetus emosional dan psikologis ditemukan, maka terapi anak bisa dimulai.

  1. Hentikan sejak dini

Kebiasaan menghisap jempol perlu dihentikan sejak dini. Caranya anda bisa dengan memberikan mainan kepada anak sehingga bisa dihisap menggantikan jempol. Akan tetapi perhatikan juga kebersihan dari mainan anak.

  1. Jangan memarahi anak

Bila anak masih menghisap jempol setelah ditegur. Jangan memarahi anak anda , memaksa atau menghukumnya. Memarahi anak akan berdampak buruk pada psikologisnya. Sebaiknya lakukan pengalihan jangan memaksa atau memarahinya.

  1. Berikan pengertian pada anak

Saat anak sudah berumur di atas 2 tahun. Anda bisa memberi pengertian pada mereka karena umur tersebut sudah mulai paham jika diberi arahan oleh orang tua. Jelaskan bahwa kebiasaan menghisap jempol tidak pantas jika dilakukan terus menerus. Memberi pengertian anak memang ada kesulitannya, jadi diperlukan kesabaran dalam hal ini.

  1. Jangan sampai anak merasa stress

Anak merasa stress atau tertekan bisa jadi dampak dari anda saat memarahi atau memaksa anak berhenti dari kebiasaan menghisap jempol. Jika anak merasa tertekan dan strees justru mereka akan meneruskan kebiasaan tersebut. Jadi, hindari melakukan hal-hal yang membuat anak merasa stress.

  1. Memberikan zat pahit

Cara ini bisa menjadi alternatif anda untuk menghilangkan kebiasaan menghisap jempol pada sang anak. Yaitu memberikan zat pahit. Zat pahit tersebut dioleskan pada jempol anak pada waktu pagi, malam dan pada waktu anak mulai menghisap jempol lagi. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here