Tips Mengolah Jamur Agar Nutrisinya Tetap Diserap Tubuh

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Jamur adalah tanaman yang banyak hidup di daerah tropis. Karena Indonesia merupakan negara tropis, jadi di Indonesia banyak tumbuh berbagai jenis jamur. Banyaknya jenis jamur yang tumbuh di Indonesia membuat penikmat kuliner mempunyai berbagai cara untuk mengolah jamur menjadi sebuah hidangan yang lezat. Sebelumnya, bagaimana Anda biasanya mengolah jamur untuk dikonsumsi? Apakah dengan cara digoreng atau direbus? Berapa lama Anda biasanya menggoreng atau merebus jamur?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengacu pada kandungan nutrisi yang ada di dalam jamur, apabila cara pengolahannya masih sama seperti cara memasak pada umumnya, bisa saja kandungan nutrisi yang ada pada jamur tidak bisa diserap oleh tubuh kita karena sudah hilang selama proses pengolahan. Sedangkan jamur sendiri mempunyai kandungan gizi yang bermanfaat untuk tubuh. Dalam buku berjudul Seri Budi Daya Jamur Shitake karya P. Suhardiman disebutkan jenis jamur shitake dan jamur merang, ternyata memiliki kandungan protein yang hampir menyamai telur ayam. Protein di dalamnya tersusun oleh asam amino essential yang berguna untuk mendukung pertumbuhan otot. Selain itu, jamur juga mempunyai kandungan lemak tak jenuh yang bermanfaat untuk tubuh, vitamin B1, B2, C dan provitamin D.

Setelah kita mengetahui jenis-jenis kandungan yang ada pada jamur, sebaiknya kita menjadi lebih bijak dalam mengolahnya. Berikut ini adalah tips mengolah jamur agar kita tetap mendapatkan nutrisinya:

  1. Jangan digoreng

Protein yang ada pada jamur bersifat terdenaturasi (rusak) saat melalui proses pemanasan yang kurang tepat. Mengolah jamur dengan cara dimasak dengan menggunakan minyak goreng yang banyak ternyata membuat protein dan vitamin menjadi berkurang bahkan hilang karena larut di dalam minyak. Selain itu, minyak goreng yang dipakai untuk menggoreng jamur justru akan menambah kandungan lemak jenuh yang tidak bermanfaat untuk tubuh.

  1. Jangan direbus

Teknik merebus mungkin lebih baik daripada menggoreng, akan tetapi merebus jamur juga kurang baik. Karena merebus jamur ternyata dapat mengurangi kandungan antioksidan di dalamnya, merebus jamur dengan suhu tinggi bahkan menyebabkan kandungan antioksidannya hilang. Antioksidan dapat larut di dalam air rebusan, sehingga tubuh kita tidak dapat menyerap antioksidan dengan baik.

  1. Cobalah memanggang

Teknik memanggang biasa dikenal dengan istilah grill. Teknik ini memang sudah cukup terbukti dan terkenal mampu mempertahankan kandungan nutrisi di dalam makanan, tak terkecuali jamur. Teknik memanggang juga dianggap lebih menyehatkan karena tidak memerlukan banyak minyak maupun mentega untuk memasaknya, sehingga tidak ada tambahan lemak dan kalori saat proses pengolahan. Vitamin yang ada pada jamur akan tetap terjaga dan tubuh kita masih dapat menyerapnya. Selain memanggang dengan bara api, cobalah untuk menggunakan oven microwave sebagai penggantinya. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here