Tips Mengolah Makanan untuk Bayi dan Balita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Rasa sayang kepada bayi salah satunya yaitu memberi makanan baik kepada bayi. Ada baiknya menyajikan makanan kepada bayi dengan hasil buatan tangan ibunya, itu yang jauh lebih baik dibandingkan dengan makanan instan yang kurang dari nutrisi dan bergizi tinggi. Selain terbebas dari bahan kimia seperti pewarna dan pengawet. Secara langsung juga seorang ibu bisa mengetahui bahan yang digunakan dan tatacaranya pembuatannya.

Cara membuat makanan untuk bayi memang gampang-gampang susah, sehingga banyak ibu yang mungkin cenderung lebih memilih untuk membeli makanan untuk bayi secara instan di restoran dari pada dibuat sendiri

Berikut ini adalah tips mengolah makanan untuk bayi dan balita yaitu sebagai berikut:

  1. Memegang Kontrol

“Ketika Anda membuat makanan bayi Anda sendiri, Anda yang memutuskan apa yang saja yang boleh masuk ke dalamnya, sehingga Anda tahu bahwa makanan itu segar dan sehat”, ucap Karen Ansel, juru bicara Akademi Gizi dan Diet dan penulis The Baby & Toddler Cookbook. Lanjut Ansel mengatakan, makanan yang dibuat sendiri rasanya pasti akan jauh lebih baik ketimbang yang dibeli di toko-toko.

  1. Memilih Makanan yang Bergizi

Makanan Instan adalah makanan yang dimasak pada suhu sangat tinggi untuk membunuh bakteri namun, tidak membunuh vitamin. Tapi, dapat mengubah kandungan mineral didalamnya (Hansel). Hasil penelitian jurnal Food Chemistry, menunjukkan makanan bayi yang tersedia di toko makanan mengandung kurang dari dua puluh persen tingkat mineral dan mikro-nutrisi yang direkomendasikan. Bahkan, banyak makanan bayi yang tersedia di toko juga mengandung zat aditif, tepung, dan pengawet serta tidak menggunakan bahan organik. Sehingga menghadapkan bayi pada risiko kontaminasi pestisida berbahaya dan bisa berakhir pada kematian.

  1. Banyak Pilihan

Bayak makanan bayi menawarkan kombinasi menarik, tetapi ketika membuatnya sendiri, seorang ibu dapat memiliki lebih banyak pilihan bahan makanan. Seorang ibu juga dapat menciptakan beberapa macam jenis makanan. Ketika bayi berumur usia sembilan bulan, bisa juga ditambahkan berbagai macam bumbu untuk menambahkan rasa terhadap suatu makanan.

  1. Mencegah Bayi untuk Memilih Makanan

Mengolah sendiri makanan bayi dapat mengurangi kemungkinan bayi tumbuh sebagai pemilih makanan. Namun,  menurut Ansel, selama orang tua terus memberikan bayi mereka berbagai macam variasi makanan dalam jangka waktu panjang bayi akan menjadi pemakan yang baik dan tidak hanya menyukai satu jenis makanan tetapi bisa lebih dari itu.

  1. Waktu Makan Menjadi Momen Bahagia

Setiap orang tua mempunyai peran penting dalam membentuk kebiasaan makan bayi. Setidaknya bisa menyajikan makanan yang sesuai dan sehat untuk bayi. Momen ini juga bisa digunakan dengan baik apalagi di hari libur, pasti akan sangat bahagia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here