Tips Menstimulasi Kemampuan Motorik Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Perkembangan motorik  terbagi menjadi dua yaitu motorik kasar dan halus. Motorik kasar yaitu meliputi gerakan-gerakan yang berkaitan dengan kesiapan otot-otot besar seperti otot kaki dan otot lengan juga sebagaian besar anggota tubuh yang dipengaruhi oleh usia, berat badan dan perkembangan anak secara fisik. Contohnya kemampuan duduk, menendang, berlari atau naik turun tangga. Sedangkan motorik halus yaitu kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan. Saraf motorik halus ini dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan secara rutin, seperti bermain puzzle, menyusun balok, memasukan benda ke dalam lubang sesuai bentuknya dan sebagainya.

Menstimulasi motorik kasar maupun halus pada anak memang tidak perlu dipaksakan karena anak membutuhkan rangsangan yang sesuai dengan usianya seperti :

  1. Pada bayi yang berusia 0-3 bulan

Salah satu yang pertama dilakukan yaitu ibu dapat menopang kepala bayi untuk dapat melakukannya sendiri sampai bayi berusia 3 bulan. Maka otot leher akan kuat dan bayi akan mampu untuk mengangkat kepalanya sendiri.

Stimulasi motorik kasar: Posisikan anak pada kondisi tengkurap, ajaklah si kecil untuk mengangkat kepalanya. Berikan sentuhan pada kepala dan leher belakangnya, sehingga bayi akan reflek mengangkat kepalanya.

Stimulasi motorik halus: 

Berikan pijatan lembut pada jari-jari si kecil dan berikan mainan dengan tektur yang lunak atau lembut dengan warna-warna mencolok dan dapat mengeluarkan bunyi untuk memancing reaksinya. Pegang jari-jari tangannya, lalu lakukan gerakan menyilangkan lengan di dadanya. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot lengan atas, bahu dan punggung atas.

  1. Pada bayi yang berusia 4-6 bulan

Bayi sudah dapat memiringkan badannya kesisi kiri maupun kanan, tengkurap menggunakan tangan untuk mendukung dirinya sendiri untuk duduk dan menggunakan kedua tangan untuk meraih sesuatu.

Stimulasi motorik kasar: Dengan membunyikan mainan di atas kepala si kecil dan memindahkan mainan secara perlahan ke salah satu sisinya untuk merangsang si kecil memiringkan dan menggulingkan badannya.

Stimulasi motorik halus: Kenalkan anak dengan beragam tekstur benda-benda di rumah, seperti kain yang halus, kasar dan berbulu.

  1. Pada bayi yang berusia 7-9 bulan

Pada usia ini bayi sudah dapat duduk dan meraih mainannya tanpa terjatuh, dapat merangkak, duduk dan bahkan berdiri dengan menggunakan baantuan kedua tangannya untuk memegang benda sebagai tumpuannya untuk dia berdiri. Bayi juga sudah dapat makan sendiri dengan tangannya.

Stimulasi motorik kasar: Latihlah anak berdiri, untuk melatij otot-otot kakinya

Stimulasi motorik halus: Ajarkan si kecil untuk berlatih makan sendiri dengan menggunakan sendok

  1. Pada bayi yang berusia 10-12 bulan

Pada usia yang sudah 1 tahun ini bayi anda akan dapat mengangkat badannya sendiri untuk dapat berdiri dan melangkah sendiri sedikit demi sedikit. Bayi juga akan bisa berjalan sendiri tentunya didampingi dan dilatih orang tuanya. Dan dapat duduk tanpa dukungan di belakangnya mudah memutar kepala tanpa keseimbangan. Dapat mempertahankan keseimbangan untuk melemparkan bola dan bertepuk tangan secara lancar. Dapat berbicara satu sampai dua kata.

Stimulasi motorik kasar: Letakkan mainan di tempat yang bisa dijangkau dan pindahkan. Lalu, berikan semangat untuk menggapai benda tersebut sambil menepuk-nepuk lantai.

Stimulasi motorik halus: Berikan mainan susun yang berwarna-warni dan biarkan si kecil memasukkan benda-benda tersebut untuk melatih kemampuan koordinasi mata dan tangannya.

Selain stimulasi motorik yang perlu anda perhatikan juga kecerdasan otaknya dengan memperhatikan asupan makanannya yang baik. Nutrisi yang seimbang juga akan dapat merangsang kecerdasan otak anak anda menjadi lebih maksimal. Dikutip dari Child Institute pada masa keemasannya 40% nutrisi yang di konsumsi oleh anak akan dapat digunakan untuk perkembangan otaknya. Maka dari itu bagi anda perlu memastikan anak anda mendapatkan nutrisi yang baik yang dibutuhkan anak anda seperti zat besi, omoga 3, vitamin B6 dan B12 serra DHA yang tinggi sebagi nutrisi yang paling di butuhkan untuk sikecil. (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here