Tips Merawat Bayi Prematur dalam Inkubator

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Merawat bayi prematur harus diperhatikan karena berat badan tubuh bayi pasti di bawah normal. Bayi prematur baru boleh keluar dari perawatan rumah sakit apabila sudah menerima asupan ASI  tanpa bantuan pipa nasogastrik. Kemudian apabila berat badan  tubuh bayi premature sudah naik stabil.

Tips Merawat Bayi Prematur

Bayi prematur perlu dirawat dalam inkubator dan dibantu dengan cara-cara sebagai berikut ini:

  • Posisi Tidur Bayi yang Baik

Sebaiknya bayi harus tidur dalam kondisi telentang, tidak miring, atau tengkurap. Posisi tidur yang baik ini dapat mengurangi risiko terjadinya sindrom kematian bayi secara mendadak atau biasa terjadi pada bayi prematur.

  • Menghangatkan Bayi

Perawatan kangguru bisa dilakukan untuk bayi premature selain menggunakan inkubator yaitu dengan menggendong bayi atau memasukkan bayi ke dalam baju menggunakan kain gendongan agar kulit ibu dapat bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Bayi bisa mengetahui aroma tubuh, sentuhan, dan irama nafas.

Paparan asap kendaraan bermotor, pembakaran sampah, dan asap rokok harus dihindari pada bayi prematur karena paru- bayi prematur belum sepenuhnya sempurna.

  • Lakukan Imunisasi atau Vaksin

Bayi premature jangan lupa mendapatkan imunisasi atau vaksin agar terhindar dari serangan penyakit serius. Jadwal imunisasi bayi prematur harus sama dengan jadwal bayi yang terlahir normal. Tapi bedanya hanya pada jadwal vaksin hepatitis B.

Dokter biasanya juga akan menyarankan untuk pemberian vaksin flu bagi bayi prematur saat sudah mencapai usia enam bulan. Anggota keluarga bisa mendapatkan vaksin flu sebagai pencegah penularan flu pada bayi prematur di rumah..

  • Jadwal Makan Bayi yang Harus Diperhatikan

Bayi prematur perlu disusui sebanyak 8-10 kali sehari. Sebaiknya hindari pemberian jeda waktu menyusui ke waktu menyusui selanjutnya lebih dari empat jam agar bayi tidak kekurangan cairan. Bila bayi menyusu cukup, maka bayi akan kencing sebanyak 6-8 kali sehari.

Bila bayi gumoh setelah disusui, jangan langsung panik selama berat badan tidak berkurang. Bila berat badan bayi prematur berkurang, maka segera periksakan bayi ke dokter.

Kebanyakan dokter memberikan saran untuk pemberian asupan makanan padat bagi bayi prematur sejak bayi berusia 4-6 bulan terhitung. Apabila waktu lahir sudah seharusnya, maka jangan paksakan bayi diberi makanan padat karena bayi prematur membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat menelan makanan.

  • Jauhkan Bayi dari Orang Sakit

Sebaiknya Anda melindungi bayi dari orang-orang yang sakit karena berisiko tertular virus. Bisa jadi bayi justru semakin sakit karena tertular oleh penyakit dari anggota keluarga, teman, atau kerabat yang menjenguk. Sebaiknya jauhkan bayi dari tempat umum selama dua tahun pertama.

Demikian informasi mengenai risiko persalinan forceps pada bayi dan ibu. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here