Tips Mudik Sehat untuk Wanita

SehatFresh.com – Tradisi mudik menjelang hari raya menyebabkan penumpukan penumpang di berbagai tempat sehingga kemacetan pun sulit dihindari lagi. Selain itu, peningkatan jumlah pemudik tersebut juga meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan serta masalah kesehatan. Oleh karenanya, persiapan mudik harus benar-benar matang agar tidak ada hambatan berarti yang mengganggu kenyamanan dan kelancaran selama perjalanan dan selama di tempat tujuan.

Berikut adalah beberapa tips agar tetap sehat, aman dan nyaman selama perjalanan mudik:

  • Sekitar seminggu sebelum berangkat mudik, ada baiknya Anda memeriksakan kesehatan terlebih dulu, terutama bila sebelumnya Anda mengidap penyakit tertentu. Dengan demikian, bila ada gangguan kesehatan maka bisa dapat diketahui lebih awal dan Anda pun dapat membawa obat-obatan yang diperlukan.
  • Sebelum perjalanan mudik, usahakan tidur minimal 6-8 jam agar fisik bugar dan prima. Begitu pula setibanya di tempat tujuan, usahakan untuk beristirahat terlebih dahulu untuk menyegarkan kembali kondisi fisik setelah menempuh perjalanan yang melelahkan.
  • Kebanyakan orang melakukan perjalanan mudik ketika masih puasa. Untuk itu, jangan sampai Anda melewatkan sahur. Pilihlah jenis santapan sahur yang sehat agar tetap berenergi dan tidak mudah lemas di siang hari. Anda juga harus peka terhadap sinyal tubuh. Tak perlu juga memaksakan diri berpuasa dalam perjalanan bila dirasa tak sanggup. Anda bisa menggantinya dengan berpuasa di lain hari.
  • Meski sedang berpuasa saat mudik, Anda tetap perlu mempersiapkan bekal makanan dan minuman. Kondisi macet dan panas meningkatkan risiko dehidrasi. Selain itu, bekal makanan juga diperlukan untuk berjaga-jaga seandainya tidak menemukan tempat makan yang cukup nyaman dan bersih untuk berbuka puasa. Tentunya, bekal yang dibawa haruslah makanan dan minuman yang sehat agar daya tahan tubuh selama perjalanan mudik tetap terjaga.
  • Saat mudik, aspek kebersihan jangan sampai terabaikan. Diare adalah salah satu penyakit yang sering menimpa para pemudik. Untuk itu, bawalah perlengkapan yang memadai seperti tisu basah dan tisu kering, hand sanitizer, serta sabun antiseptik. Jika ketika menggunakan toilet umum sulit menggunakan air bersih, lebih baik gunakan air minum.
  • Bagi Anda yang hendak mudik dengan kendaraan pribadi, sebaiknya pelajari terlebih dahulu kapan waktu keberangkatan dan rute perjalanan mudik yang efisien. Hal ini dapat membantu meminimalisir risiko terjebak kemacetan berkepanjangan.
  • Ketika fisik dirasa mulai lelah dan pegal, manfaatkan rest area (khususnya bagi yang menempuh jalan darat). Selain ke toilet, lakukan peregangan untuk melemaskan otot-otot yang kaku selama perjalanan, terutama untuk bagian kaki, tangan, dan leher.
  • Saat mudik, sebaiknya membawa barang secukupnya. Bila memang barang yang harus dibawa cukuplah banyak, Anda dapat mengirim sebagian barang melalui jasa pengiriman untuk mengurangi kerepotan di perjalanan.
  • Para pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor selalu banyak tiap tahunnya. Sayangnya, kebanyakan dari mereka kurang memerhatikan hal-hal kecil seperti penggunaan kacamata hitam atau masker saat berkendara. Padahal, asap knalpot banyak mengandung radikal bebas yang bisa merusak mata dan sistem pernapasan.

Selama perjalanan terutama bagi yang memegang kemudi kendaraan, asupan makanan harus benar-benar diperhatikan. Hindari makanan yang terlalu manis dan tinggi lemak karena dapat memicu rasa kantuk. Hindari pula makanan yang tinggi garam, seperti snack kemasan. Makanan yang rasanya asin merugikan keseimbangan cairan dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko dehidrasi. Selain mengakibatkan cepat haus, konsentrasi mengemudi pun dapat terganggu. Kafein juga sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi karena meningkatkan dorongan buang air kecil.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY