Tips Penanganan yang Tepat pada Dislokasi Sendi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – sahabat Pembaca pernahkah mendengar akan sebuah penyakit dislokasi sendi? Bagaimana cara mengenali dan menanganinya ya? Artikel berikut dapat menjadi sumber rujukannya.

Apa yang Dimaksud dengan Dislokasi Sendi?

Dislokasi sendi merupakan suatu kondisi cidera pada sendi, diakibatkan oleh pergeseran tulang dari posisi normal. Dislokasi sendi dapat terjadi saat seseorang mengalami benturan hebat pada daerah sendi. Dislokasi sendi ini dapat terjadi karena adanya olahraga berlebihan atau pun kecelakaan. Olahraga ekstrim yang dapat mengakibatkan dislokasi sendi ialah seperti gulat, bola basket, dan lain sebagainya. Dislokasi dapat terjadi di seluruh bagian sendi, paling mudah memang di jari tangan dan bahu.

Kenali Gejalanya

Gejala seseorang yang mengalami dislokasi sendi bisa dilihat dari munculnya bentuk sendi, seperti benjolan aneh, luka, lebam, perih, bahkan sulit sekali digerakkan di dekat area persendian.

Penanganan Dislokasi Sendi

  1. Tindakan Pada Sendi
  • Jari-jari. Tarik pada setiap jari secara pelan dan jangan sampai tersentak.
  • Bahu. Tarik lengan ke arah luar, tarikan bisa dilakukan gerakannya bertahap pada bagian ketiak, lalu naikkan ke atas. Balut dengan kain mitela.
  • Rahang. Penanganan dislokasi rahang dapat dilakukan dengan cara memasukkan ibu jari pada bagian mulut dalam atau rahang paling belakang. Tekan kuat secara perlahan, diiringi dengan penekanan empat jari lainnya pada bagian atas untuk mengangkat rahang ke atas. Apabila dislokasi sendi pada rahang membuat mulut mengatub, ada baiknya diberi kain untuk melapisi.

2. Tindakan yang Dapat Dilakukan Sendiri

  • Konsumsi obat penahan rasa sakit.
  • Istirahatkan tubuh, khususnya bagian dislokasi sendi. Jangan terlalu banyak gerak.
  • Kompres di aera dislokasi sendi dengan air hangat dan es. Kompres air dingin bertujuan untuk mengurangi inflamasi serta rasa sakit, sedangkan kompres hangat untuk mengendurkan otot yang tegang.
  • Melakukan latihan gerakan sendi pelan-pelan, atau berdasarkan konsultasi dokter.

3. Tindakan Medis

Kondisi dislokasi sendi dan patah tulang gejalanya hampir sama, sehingga dokter biasanya menyarankan untuk melakukan X-ray dan MRI scan. Beberapa hal yang akan dilakukan oleh dokter dalam menangani permasalahan ini sebagai berikut:

  • Tulang dikembalikan pada posisi normal secara manual atau tindakan reduksi.
  • Penghambatan gerakan sendi setelah posisi tulang sudah normal kembali atau disebut imobilisasi dengan memakai pelindung sendi selama beberapa minggu.
  • Operasi dilakukan saat tindakan manual sudah tidak bisa menolong, bahkan terjadi komplikasi seperti saraf, ligament, kerusakan pembuluh darah di sekitar lokasi dislokasi sendi.
  • Tindakan yang dilakukan pasien setelah pelindung sendi dilepas untuk melatih gerakan serta kekuatan sendi.

Tindakan Pencegahan

  1. Hindari aktivitas sendi yang berlebihan, waspadai gerakan tubuh saat melakukan olahraga yang cukup keras.
  2. Gunakan alat pelindung saat berolahraga, misalnya sarung tangan, helm saat bersepeda, dan lain sebagainya.
  3. Desain dan tata rapi ruangan rumah Anda, jangan biarkan berserakan sehingga tidak mudah terjatuh.
  4. Waspada saat naik-turum tangga.
  5. Hati-hati saat mengendarai sepeda motor.

Demikian informasi mengenai penanganan pada dislokasi sendi. Semoga informasi tersebut dapat menjadi referensi dalam mengalami permasalahan dislokasi sendi dengan tepat. (MLS).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY