Tips Puasa Bagi Penderita Gangguan Maag

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Saat menjalankan ibadah puasa ramadhan, beberapa kebiasaan anda akan berubah termasuk pola makan. Anda yang biasanya bisa makan tiga kali sehari dan memakan cemilan saat berpuasa polanya berubah menjadi dua kali sehari.

Selama kurang lebih 12-14 jam, perut tak terisi makanan dan minuman hingga tiba waktunya berbuka. Perubahan pola makan ini biasanya akan berpengaruh terhadap fisiologis tubuh seseorang, misalnya berkurangnya bobot tubuh pada minggu pertama puasa dan adanya peningkatan asam lambung terutama sepanjang hari setelah makan sahur.

Pada dasarnya, penyakit maag digolongkan menjadi dua yakni fungsional dan organik. Maag fungsional dipengaruhi oleh faktor psikososial dan genetik, misal porsi makan, gaya hidup dan rasa cemas berlebihan. Sedangkan maag organik disebabkan karena adanya kelainan atau luka di dalam organ tubuh sehingga menimbulkan rasa nyeri di perut. Misalnya, penyakit refluks gastroesofageal (GERD) dan kelainan pankreas.

Umumnya, penderita maag fungsional diperbolehkan berpuasa. Sedangkan penderita maag organik, menjalankan ibadah puasa dapat memperparah kondisi tubuh apabila tidak ditangani dengan baik. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan bagi penderita sakit maag untuk tetap menjalankan ibadah puasa..

Pilih Makanan yang Lambat Dicerna

Anda dapat menambah asupan makanan yang banyak mengandung karbohidrat atau makanan yang mudah dicerna oleh sistem pencernaan. Proses pencernaan yang lambat akan membuat tubuh tak cepat lapar dan tak merasa lemas sepanjang hari. makanan yang lambat dicerna ini, misalnya:

  • Kurma. Kurma merupakan sumber karbohidrat, serat, potasium dan magnesium.
  • Pisang. Buah pisang sangat kaya akan nutrisi, seperti potasium dan karbohidrat magnesium.
  • Almon. Jenis kacang yang satu ini banyak mengandung protein dan kaya akan serat yang sangat direkomendasikan selama puasa.

Konsumsi Makanan Panggang

Usahakan mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan cara dipanggang daripada digoreng. ketika berpuasa, seseorang biasanya hanya makan dua kali yakni pada waktu sahur dan berbuka. Sebaiknya, hindari makanan yang banyak mengandung gas, seperti durian dan nangka, juga makanan yang terlalu pedas atau asam agar tak memperparah kondisi lambung yang kosong.

Minum yang Banyak

Pada sata puasa, sebaiknya anda minum air putih minimal delapan gelas untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama puasa. Minum susu pada waktu sahur atau berbuka bisa mengurangi gejala maag. Anda harus menghindari mengkonsumsi minuman bersoda, berkarbonasi dan berkafein ketika sahur atau berbuka.

Apa yang harus dihindari bagi anda yang menderita sakit maag saat berpuasa?

  • Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat menimbulkan gangguan lambung misalnya, cuka, lada, makanan pedas.
  • Hindari makanan yang dapat meningkatkan asam lambung misalnya, gorengan, cokelat, buah yang terlalu asam seperti, lemon, jeruk dan tomat.
  • Hindari minum alkohol, karena dapat melemahkan katup antara lambung dan esofagus, sehingga akan meningkatkan risiko terhadap peningkatan asam lambung.

– Jangan langsung tidur setelah makan sahur atau berbuka puasa, hal ini dapat meningkatkan risiko terkena stomach acid reflux atau kondisi dimana cairan pada lambung dimuntahkan kembali oleh tubuh. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here