Tips Sebelum Memasang Bracket (Kawat Gigi)

SehatFresh.com – Kawat gigi atau bracket dalam bahasa anak muda sering disebut dengan behel merupakan kawat yang dapat meratakan gigi. Behel memiliki dua jenis, yaitu bersifat permanen artinya tidak dapat dilepas dan dipasang, ada juga yang bersifat bisa dilepas dan dipasang.

Namun, pada zaman modern ini banyak para kaum muda yang meggunakan behel dengan tujuan memperindah penampilan. Kebanyakan dari mereka lebih memilih harga murah dan tidak memerhatikan kualitas.

Hal tersebut dapat membahayakan kesehatan mulut, tak jarang para penggunanya sering merasakan keluhan di mulut bahkan terjadi pembengkakan. Jika Anda ingin memasang behel, Anda harus mempelajari tips berikut ini :

  • Ketahui tujuan, sesuaikan dengan efek yang akan timbul

Anda bermasalah dengan pola gigi yang tidak teratur atau hanya untuk meikuti trend? pertanyaan ini penting karena jawaban pertanyaan ini akan menganalisa manfaat dan risiko yang akan timbul saat Anda memakai behel. Memang tidak akan ada yang mempermasalahkan jika Anda memutuskan menggunakan kawat gigi atau behel sebagai trend, tapi Anda harus mengetahui efek negatif yang akan timbul. Bahaya atau efek buruk yang muncul setelah memasang behel diantaranya, kawat gigi bisa merusak posisi gigi. Tulang yang memegang gigi akan rusak dan bisa membuat gigi goyang. Hal ini merupakan kerugian besar yang tidak bisa dibayar, karena gigi kalau sudah goyang tidak bisa dicekat lagi.

  • Pakailah behel karena kebutuhan

Pakailah behel jika memang Anda membutuhkannya untuk merapikan atau kesehatan gigi, jangan memasang behel karena ingin ikut gaya dan trend karena memasang behel tidak semudah yang anda bayangkan serta bisa memberikan efek buruk untuk gigi Anda bila tidak memasangnya dengan benar.

  • Mengetaui jenis behel

Ada berbagai jenis behel, ada yang terbuat dari metal, clear atau transparan yang berwarna seperti warna gigi. Untuk clear, bahannya bisa terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Perawatan orthodontik dapat dilakukan dengan alat lepasan (removable appliance), alat cekat (fix appliance) maupun kombinasi.

  • Ketahui cara penggunaan atau pemasangan

Jangan asal memilih dokter, di Indonesia banyak praktik pemasangan behel yang ilegal. Maksud ilegal di sini yaitu praktik pemasangan behel oleh orang yang baru belajar (bukan dokter gigi) memasang behel dan berani membuka praktik dengan biaya yang murah. Perlu Anda ketahui juga memasang behel tidak semudah yang Anda pikirkan karena memasang behel yang benar memerlukan proses pemeriksaan, foto susunan gigi, dan cetakan gigi pasien untuk mengetahui posisi gigi yang memang perlu perbaikan. Perlu diperhatikan, memasang behel harus dilakukan oleh ahlinya.

  • Efek behel

Setidaknya ada beberapa efek yang ditimbulkan bila mengenakan behel, yakni rasa sakit ketika pertama kali menggunakan behel. Lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi karena tidak menyikat gigi dan menjaga kebersihan mulut. Belum lagi efek pada jariangan lunak, terutama pada gusi, bibir, dan pipi lebih mudah timbul radang gusi dan sariawan.

  • Wajib dilakukan pemakai behel

Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila kamu menggunakan behel, yakni rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi. Serta jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di bracket. Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak-anak yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket. Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter. Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan. Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi.

Jika Anda ingin menggunakan behel, disarankan untuk menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dilakukan agar Anda tidak terkena efek yang ditimbulkan melalui behel. Satu hal yang paling penting jika Anda ingin memasang behel ialah pasanglah behel dengan dokter gigi/dokter ahli.

Sumber gambar : blogspot

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY