Tujuh Jenis Makanan yang Baik untuk Hipertiroidisme

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau hipertiroidisme merupakan penyakit yang masa pengobatannya cukup panjang. Tergantung dari tingkat keparahannya, pengobatan hipertiroidisme bisa memakan waktu bulanan, tahunan, atau bahkan seumur hidup. Selagi menjalani pengobatan, ada makanan-makanan tertentu yang dapat membantu mengurangi gejala-gejala hipertiroidisme sehingga dapat pula mempercepat masa pemulihannya. Berikut 7 jenis makanan yang baik untuk hipertiroidisme:

  1. Makanan kaya antioksidan

Makanan yang kaya antioksidan sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh penderita hipertiroidisme. Konsumsilah buah dan sayuran warna-warni yang bervariasi setiap hari, seperti stroberi, ceri, jeruk, kiwi, dan labu kuning.

  1. Makanan kaya serat

Hipertiroidisme dapat mengganggu metabolisme karbohidrat. Oleh karenanya, hindari makanan indeks glikemik tinggi, seperti makanan bertepung, makanan tinggi gula, dan makanan olahan pabrik, agar kadar gula darah tetap stabil. Pilihlah sumber karbohidrat kompleks yang kaya serat dan indeks glikemik rendah, seperti nasi merah, roti gandum, pasta gandum, oatmeal, dan lentil.

  1. Makanan kaya protein

Karena mengalami penurunan berat badan yang signifikan, penderita hipertiroidisme memerlukan asupan protein yang memadai agar dapat mencapai berat badan yang sehat dan mengembalikan massa otot yang hilang. Pilihlah sumber protein yang baik, seperti daging sapi rendah atau tanpa lemak, daging ayam rendah atau tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan.

  1. Makanan kaya kalsium

Hipertiroidisme dapat menyebabkan terganggunya metabolism kalsium dalam darah sehingga meningkatkan risiko osteoporosis. Pastikan untuk memasukkan makanan kaya kalsium dalam diet harian, terutama produk susu (susu rendah lemak, yoghurt, dan keju). Bila menderita intoleransi laktosa, asupan kalsium dapat diperoleh dari sayuran hijau, jeruk, tahu, almond, dan kacang merah. Pastikan juga untuk mengimbanginya dengan sumber vitamin D agar penyerapan kalsium lebih maksimal. Selain dari sinar matahari, vitamin D juga terkandung dalam salmon, telur, dan jamur.

  1. Makanan kaya omega-3

Asam lemak omega-3 juga baik untuk penderita hipertiroidisme karena membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi peradangan dan memperbaiki ketidakseimbangan hormon lainnya dalam tubuh. Sumber omega-3 dapat diperoleh dariĀ  salmon, tuna, sarden, biji rami dan kenari.

  1. Makanan kaya zinc

Hipertiroidisme dapat mengurang kadar zinc dalam tubuh. Kekurangan zinc dapat menghambat pembelahan sel dan pemecahan karbohidrat. Makanan laut terutama tiram, almond, kenari, biji labu, biji rami adalah beberapa makanan yang menyumbang asupan zinc.

  1. Makanan kaya goitrogen

Goitrogen adalah fitokimia yang dapat mengganggu produksi hormon pada kelenjar tiroid. Dalam kasus hipertiroidisme, goitrogen dapat membantu menurunkan produksi hormon tiroid berlebih. Namun, bila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan kelenjar tiroid menjadi kurang aktif (hipotiroidisme). Cukup konsumsi makanan kaya goitrogen (seperti brokoli, kubis, kembang kol, dan lobak) satu porsi sehari.

Karena metabolisme pada penderita hipertiroidisme berjalan lebih cepat, makanlah dalam porsi kecil tapi lebih sering. Makanlah setiap 3 jam agar tubuh tetap berenergi dan nutrisi dapat diserap sistem tubuh secara optimal.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY