Ukuran Penis Bisa Menyusut Jika Jarang Hubungan Seks

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Membicarakan mengenai hal diatas ranjang tentunya bukanlah suatu yang menjijikan tetapi hal ini suatu yang sudah biasa di bicarakan. Melakukan hubungan seksual merupaka suatu bentuk pelampiasan rasa sayangnya seseorang kepada orang lain. Tentunya bagi mereka yang sudah menikah ya guys.

Dampak negatif yang akan diperoleh oleh pasangan yang jarang melakukan hubungan seks antara lain :

  1. Disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi merupakan masalah kesehatan yang terkait dengan tidak melakukan hubungan seks dalam waktu yang lama. Gangguan seksual ini sering dialami oleh pria.
  2. Ukuran Mr.P menyusut. Berkurangnya kapasitas ereksi yang diakibatkan jarangnya melakukan hubungan seks dengan pasangan akan menyebabkan Mr.P menyusut dan kehilangan elastisitasnya.
  3. Kehilangan gairah. Apabila kamu jarang melakukan hubungan seksual maka kamu akan rugi banget karena hal ini dapat menyebabkan berkurangnya rasa gairah terhadap pasangan anda. Hal ini memicu terjadinya perselingkuhan karena pasangan anda akan mencari pengganti untuk melakukan hubungan seksualnya.

Bagaiman Mr.P bisa menyusut, faktor apakah yang mempengaruhinya?

  • Faktor usia

Apabila usia menjadi semakin tua tidak hanya hanya kulit menjadi keriput, otot menjadi kendur dan tulang menjadi rapuh. Mr.P yang jarang digunakan bisa menyusut karena berkurangnya elastisitas lapisan kolagen yang mengelilingi serabut bilik ereksi. Hal ini dipengaruhi oleh semakin tuanya usia maka kemampuan dalam bercintapun akan menurun karena di usia yang semakin tua hormon testosteron dalam tubuh akan semakin menipis.

Menurut Dr. Naek L Tobing seorang pakar seksolog menyatakan bahwa alat kelamin menyusut memang karena faktor usia, tetapi dia juga bisa menyusut kalau tidak pernah atau jarang melakukan hubungan seksual. Pernyataan tersebut didukung oleh Journal of Sexual Medicine oleh Irwin Goldstein, MD, dari Alvarodo Hospital di Amerika Serikat yang menyatakan usia 40 tahun testis ikut menyusut. Pada usia 30 tahunan saat ereksi ukuran penisnya mencapai 6 inci dan pada usia 60-70 tahun panjangnya hanya sekitar 5 inci

  • Faktor obesitas

Memiliki bobot badan yang berlebihan tentunya bagi seorang pria akan mempengaruhi bentuk ukuran penisnya menjadi lebih kecil. Hal tersebut karena apabila pria mengalami obesitas terjadi penumpukan deposit lemak yang menyebabkan aliran darah ke penis terhambat sat ereksi.

Proses penyusutan penis karena dua faktor ini berlangsung lebih cepat jika penis jarang digunakan. Begitupun pria lajang yang jarang bermastrubasi maka ukuran penis bisa menyusut sebelum waktunya. Untuk mencegah terjadinya penyusutan pada Mr.P yaitu dengan cara sesering mungkin melakukan hubungan seks dengan pasangan anda. Bagi anda yang belum menikah jangan ragu untuk melakukan mastrubasi jika sudah tidak tahan. Tetapi agar lebih aman bagi kesehatan sebaiknya segeralah untuk menikah. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here