Usia Remaja Paling Rentan Terinfeksi HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Usia remaja merupakan usia emas, usia dimana tubuh masih sehat dan kuat untuk menjalani kegiatan apapun. Di usia ini remaja juga berkesempatan mengenal hal baru yang bisa menjadi bekal nanti untuk hidup saat sudah dewasa.

Remaja yang bergaul dilingkungan baik tentu akan memberikan dampak baik di kehidupan masa depannya. Namun, sayangnya ada juga remaja yang terjerumus dalam pergaulan bebas yang berujung pada masa depan yang tidak baik, contohnya terkena masalah kesehatan seperti terinfeksi HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya.

HIV/AIDS ini sudah menjadi penyakit yang cukup banyak diderita di Dunia dan salah satu penderita terbanyak adalah Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari laporan departemen kesehatan Indonesia bahwa telah terdeteksi kasus HIV/AIDS yang terhitung dari tahun 1987 sampai akhir desember 2008 ada 22.664 kasus HIV dengan rincian kasus HIV 16.110 kasus, AIDS 6.554 kasus. Dari total kedua penyakit tersebut sebanyak 3.362 kasus penderitanya mengalami kematian.

Ternyata lebih mengerikan lagi penderita terbanyak HIV/AIDS di Indonesia adalah remaja. Kemenkes RI melaporkan pada triwulan kedua tahun 2011, proporsi kumulatif AIDS tertinggi terjadi pada kelompok umur 15-23 tahun. Jadi dapat disimpulkan bahwa sekarang ini remaja rentan terinfeksi HIV/AIDS dan penyakit menular seksual.

Kerentanan tersebut terjadi karena berbagai hal. Yang paling menonjol adalah akibat pergaulan bebas yang tak terkendali. Contohnya remaja yang sudah kenal dengan narkotika dan melakukan hubungan seksual sebelum menikah adalah remaja yang paling rentan terinfeksi HIV/AID dan penyakit menular seksual lainnya. Meski tidak melakukan hal negatif tersebut, remaja juga masih berisiko terinfeksi HIV/AIDS.

Hubungan seksual sebelum menikah dan pemakaian narkotika ini menjadi penyebab utama remaja Indonesia rentan terkena HIV/AIDS juga diperkuat dengan data Sub Direktorat AIDS dan penyakit menular seksual Ditjen Pengendalian penyakit dan Penyehatan lingkungan Kemenkes, menyatakan bahwa penularan HIV terutama disebabkan oleh hubungan seksual sebanyak 49,3 persen dan jarum suntik 40,4 persen. Dengan presentase besar tersebut maka pencegahan harus dilakukan, agar remaja terhindari dari penyakit menular seksual dan HIV/AIDS yang berbahaya ini.

Arahkan remaja untuk menjauhi pergaulan yang meningkatkan risiko untuk terkena HIV/AIDS atau penyakit menular seksual dengan memperkenalkan pada kegiatan yang lebih baik, sebagai orang tua juga perlu memberikan informasi mengenai HIV/AIDS dan penyakit menular seksual, beri informasi umum mengenai bahaya dan cara pencegahan dari HIV/AIDS sehingga meminimalkan resiko terinfeksi kedua penyakit tersebut. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here