Variasikan Menu Makanan untuk Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pada masa pertumbuhan, anak-anak membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak. Tak hanya dari segi kuantitas, menu makanan anak juga perlu bervariasi. Variasi di sini tentu dari sudut pandang nutrisinya.

Seiring dengan pertumbuhan bayi yang cepat dan ukuran bayi menjadi besar, di usia 6 bulan ia perlu mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). Makanan ini harus mencukupi kualitas gizi yang baik dan seimbang. Menurut pedoman organisasi kesehatan dunia (WHO), MPASI harus memenuhi empat syarat, yakni bernutrisi, bersih, aman, dan diberikan dalam jumlah yang tepat.

Sayangnya, praktik pemberian MPASI di Indonesia belum sesuai dengan rekomendasi tersebut. Salah satu indikatornya adalah masih banyaknya angka anak yang menderita malnutrisi. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan, jumlah anak yang anemia pada balita berusia 12–59 bulan di Indonesia mencapai 28,1%, yang artinya 1 dari 4 balita menderita anemia. Cukup memprihatinkan bukan?

Nah, agar tidak mengalami malnutrisi, seorang anak perlu diberikan menu yang variatif. Menu variatif seperti apa sajakah yang dimaksud itu?

  • Ikan

Makanan sehat yang sangat berguna untuk menunjang tumbuh- kembang anak salah satunya ialah ikan. Sejumlah ikan, seperti tuna, mengandung asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak anak.  Selain itu, ikan tuna juga mengandung vitamin dan mineral serta sebagai sumber protein yang sangat tinggi.

  • Daging

Sajikan daging tanpa lemak dalam daftar menu makanan anak untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya. Daging tanpa lemak adalah salah satu sumber makanan yang mengandung zat besi dan protein yang sangat tinggi. Kedua nutrisi tersebut dibutuhkan oleh anak dalam melengkapi kebutuhan gizinya selama masa pertumbuhan.

  • Telur

Makanan yang satu ini sangat mudah untuk diperoleh dan diolah. Telur adalah salah satu sumber makanan dengan kandungan vitamin, protein, zat besi, dan mineral yang sangat penting untuk mendukung tumbuh- kembang anak.

  • Sayuran

Tingginya kandungan serat, vitamin dan mineral menjadikan sayur sebagai salah satu sumber makanan terbaik bagi anak. Untuk menyiasati anak yang tidak menyukai sayur, sebaiknya Anda menyajikan sayur dengan lebih variatif pula.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan antioksidan dan vitamin E. Kedua nutrisi tersebut sangat berguna untuk menunjang tumbuh-kembang anak.

  • Buah-buahan

Buah-buahan mengandung banyak vitamin, seperti vitamin C. Vitamin C berperan penting sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

  • Susu

Susu memberikan kebutuhan akan kalsium dalam pertumbuhan anak. Kalsium berguna untuk pembentukan tulang dan gigi. Susu juga sebagai sumber protein dan lemak yang berguna untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak. Maka, disarankan untuk memberikan susu pada anak secara rutin pada masa pertumbuhannya. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here