Varises Pada Penis

SehatFresh.com – Anda merasakan ada sesuatu yang ganjil pada organ daerah seputar penis? Apa Anda menemukan adanya lekukan urat yang menonjol seperti urat varises? Jika iya, bisa jadi itu merupakan gejala penyakit varikokel! Varises pada penis atau istilah medisnya disebut varikokel (varicocele) adalah sebuah kondisi dimana pembesaran pembuluh vena (pembuluh balik) atau membentuk pembuluh varises di dalam skrotum pada alat kelamin pria.

Kasus varikokel terjadi pada 15% pria, dan ada yang mulai mengalaminya sejak pada masa pubertas. Selama pubertas, testis berkembang sangat cepat dan membutuhkan peningkatan pasokan darah. Jika katup dalam pembuluh darah kantung testis tidak berfungsi optimal, pembuluh darah harus bekerja ekstra dalam mengangkut darah ekstra yang pada akhirnya terjadilah varikokel.

Varikokel umumnya disebabkan akibat pelebaran pembuluh-pembuluh vena di sekitar skrotum. Pelebaran ini umumnya terjadi karena bertambahnya usia sehingga katup vena tidak berfungsi atau karena kelainan bawaan lahir yang menyebabkan katup-katup tersebut tidak terbentuk.  Varikokel biasanya terbentuk pada sisi sebelah kiri skrotum dan gejala awal biasanya tidak menimbulkan kesakitan. Akan tetapi terkadang ada kemungkinan varikokel bisa menyebabkan rasa sakit dan perasaan penuh yang mengganggu.

Ada beberapa gejala yang dapat dirasakan setelah melakukan olahraga, atau setelah duduk atau berdiri dalam waktu lama, gejalanya meliputi:

  • Rasa nyeri pada testis
  • Perasaan berat atau menyeret pada kantung testis
  • Pelebaran pembuluh darah pada kantung testis  (terasa urat menonjol)
  • Testis lebih kecil di sisi tempat pembuluh darah yang melebar

Varikokel ditengarai berpengaruh terhadap kesuburan. Tidak jelas bagaimana varikokel mempengaruhi kesuburan. Pembuluh darah testis mendinginkan darah di arteri testis, membantu untuk mempertahankan suhu yang tepat untuk produksi sperma yang optimal. Dengan menghalangi aliran darah, varikokel dapat menjadikan suhu terlalu tinggi, yang mempengaruhi pembentukan sperma dan gerakan (motilitas).

Sampai saat ini penyembuhan yang bisa dilakukan hanya sebatas operasi. Dokter mungkin menyarankan Anda untuk tidak melakukan hubungan seks selama satu sampai dua minggu. Anda harus menunggu tiga atau empat bulan setelah menjalani prosedur operasi untuk menentukan apakah perbaikan varikokel berhasil dalam mengembalikan kesuburan setelah operasi varikokel.

Sebagai usaha preventif, para pria disarankan untuk menjaga kesehatan organ vitalnya dengan memperbanyak konsumsi makanan mengandung antioksidan, terutama sayur dan buah yang kaya vitamin A, C, E, dan zinc. Hindari juga paparan zat kimia, listrik, radiasi terus menerus, dan pemakaian celana jeans atau celana ketat. Selain itu, terlalu sering berendam di air panas juga tidak baik bagi kesehatan organ reproduksi pria. Hal ini dikarenakan air panas bisa memengaruhi suhu di sekitar testis hingga merangsang terjadinya pelebaran pembuluh darah. Awalnya, suhu tinggi ini akan menurunkan kualitas sperma, dan pada tingkat lebih lanjut bisa mengganggu fungsi testis dalam menghasilkan sperma. Suhu testis yang ideal adalah satu hingga dua derajat di bawah suhu tubuh

Sumber gambar : ronjames100.wordpress.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here