Virus dan Bakteri Penyebab PMS

SehatFresh.com РPenyakit menular seksual  (PMS) seringkali terlambat terdiagnosa karena gejala awalnya yang tidak begitu jelas. Ini berarti Anda bisa terinfeksi dan menginfeksi pasangan seksual tanpa menyadarinya dan komplikasi serius yang dapat menyebabkan kerusakan permanen bisa berkembang diam-diam sebelum Anda mengetahuinya.

Kebanyakan PMS disebabkan oleh virus ditularkan dari orang ke orang. Ini dapat ditularkan selama aktivitas seksual, selama kontak non-seksual dengan individu lain, dari ibu ke bayi selama kehamilan, kelahiran, menyusui, transfusi darah dan berbagi jarum suntik. Infeksi virus dapat melibatkan banyak bagian tubuh yang berbeda pada waktu yang sama. Tidak hanya karena virus, PMS juga bisa muncul karena bakteri atau parasit.

PMS yang disebabkan virus

  • Herpes genital, disebabkan virus herpes simplex
  • Kutil kelamin, disebabkan oleh human papillomavirus virus (HPV)
  • Hepatitis BdanD, danjarang, A, C, E, disebabkan oleh virus hepatitis, jenisA-E
  • HIV/AIDS, disebabkan oleh human immunodeficiency virus (HIV)
  • Molluscum contagiosum, disebabkan poxvirus

PMS yang disebabkan oleh parasit

  • Kutu kemaluan, disebabkan pediculosis pubis
  • Scabies, disebabkan sarcoptesscabiei

PMS yang disebabkan protozoa

  • Trichomoniasis,disebabkan trichomonas vaginalis

PMS yang disebabkan jamur

  • Jock itch, disebabkan oleh jamur tenia cruris
  • Infeksi ragi, disebabkan jamur candida albicans

PMS yang disebabkan virus terutama herpes, hepatitis B dan C, dan infeksi HIV, biasanya bertahan seumur hidup. Obat antivirus dapat membantu mengontrol gejala tetapi belum dapat sepenuhnya menyembuhkan segala infeksi ini, kecuali hepatitis C, yang dapat disembuhkan pada beberapa orang setelah melalui pengobatan jangka panjang. Seseorang yang terinfeksi PMS seringkali sulit terlihat, itulah mengapa sangat penting untuk memeriksakan diri bila Anda sudah pernah berhubungan intim tanpa proteksi dengan pasangan seks baru atau bukan pasangan tetap.

Tentunya akan lebih baik mencegah daripada mengobati, apalagi PMS ini berkaitan dengan kesehatan organ reproduksi, yang mana beberapa jenis PMS bisa menimbulkan efek samping kemandulan. Memegang teguh prinsip seks sehat adalah kunci dalam pencegahan penyakit menular seksual. Seks sehat ialah praktek seks yang hanya dilakukan dengan pasangan sendiri. Karena, berganti-ganti pasangan seks akan meningkatkan kemungkinan tertular PMS.

Penggunaan kondom dapat menurunkan risiko PMS tertentu. Meskipun tidak memberi jaminan sepenuhnya, ini bisa menekan risiko penularan karena bahan yang digunakan pada pembuatan kondom menutup hampir ke semua bagian alat kelamin. Meskipun sudah menggunakan kondom dan melakukan seks dengan pasangan resmi, jika tempat melakukan hubungan badan tidak bersih, maka kemungkinan PMS juga tetap besar. Untuk itu, penting juga untuk memerhatikan kebersihan tempat bercinta Anda.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY