Vitamin Penguat Jantung

SehatFresh.com – Penyakit jantung telah disebut sebagai pembunuh nomor satu di dunia. Terkait hal ini, setiap orang hendaknya menjaga kesehatan jantungnya dengan menjaga pola hidup yang sehat karena risiko penyakit jantung menjadi meningkat bila kita menjalani pola hidup dan aktivitas yang tidak memerhatikan kesehatan. Nutrisi adalah salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan seseorang termasuk kesehatan jantung. Bahkan, penelitian telah menemukan bahwa nutrisi tertentu diyakini dapat menjaga meningkatkan fungsi dan kekuatan jantung, terutama pada pasien gagal jantung.

  1. Folat

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Circulation” tahun 2002, folat atau asam folat diketahui dapat meningkatkan fungsi endotel pada pasien dengan penyakit arteri koroner. Lapisan endotel pada sistem peredaran darah terbuat dari sel-sel datar yang melapisi jantung dan semua pembuluh darah. Karena jantung dilapisi oleh sel endotel, maka semakin kuat sel endotel, semakin kuat pula kondisi jantung dalam menjalankan fungsinya.

  1. Vitamin B

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2012 dalam “Nutrition in Clinical Practice” menjelaskan bahwa ada hubungan antara kekurangan vitamin B dan perkembangan gagal jantung. Menurut National Institutes of Health, gagal jantung terjadi karena lemahnya otot jantung. Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan kurangnya simpanan senyawa yang dibutuhkan jantung untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Tetapi, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan rekomendasi asupan vitamin B untuk pasien dengan gagal jantung.

  1. Vitamin D

Sitokin adalah suatu jenis sel sistem kekebalan tubuh yang terlibat dalam pelemahan jantung selama gagal jantung. Pada pasien gagal jantung, sitokin pro-inflamasi memprovokasi peradangan jantung. Sebaliknya, sitokin anti-inflamasi dapat membantu mengurangi peradangan jantung yang berbahaya. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam “American Journal of Clinical Nutrition” menemukan bahwa vitamin D dapat mengurangi sitokin pro-inflamasi berbahaya dan membantu meningkatkan sitokin anti-inflamasi. Hal ini menunjukkan bahwa vitamin D efektif mengatasi kelemahan jantung yang disebabkan oleh peradangan pada gagal jantung.

  1. Vitamin C

Vitamin C adalah antioksidan yang memberi banyak manfaat bagi tubuh. Sebuah studi 1998 yang diterbitkan dalam “Circulation” menemukan bahwa vitamin C juga dapat meningkatkan fungsi sel endotel pada pasien gagal jantung. Salah satu peran dari lapisan endotel pada sistem sirkulasi adalah untuk melebarkan dan menyempitkan pembuluh berdasarkan aliran darah. Pada gagal jantung kronis, sel-sel endotel yang terlalu lemah membuat jantung tidak bisa menjalankan fungsinya dengan benar. Para peneliti dalam studi membuat hipotesis bahwa disfungsi endotel sel ini disebabkan oleh penurunan kadar oksida nitrat. Sebagai hasil dari penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa sifat antioksidan vitamin C mampu meningkatkan ketersediaan oksida nitrat ke sel endotel sehiggga sel-sel endotel pada jantung dan pembuluh darah menjadi lebih kuat untuk membantu mengatur aliran darah.

  1. Coenzyme Q10

Secara teknis, coenzyme Q10 bukan vitamin, tapi bisa dibeli dalam bentuk suplemen atau diperoleh dari makanan seperti kebanyakan vitamin. Coenzyme Q10 adalah antioksidan yang ditemukan secara alami dalam tubuh yang membantu mengubah makanan menjadi energi. Sebuah studi 2000 yang diterbitkan dalam “Annals of Internal Medicine” menemukan bahwa ada beberapa alasan mengapa kekurangan coenzyme Q10 mungkin menyebabkan sel-sel otot jantung mengalami kesulitan untuk kontraksi. Studi ini menunjukkan bahwa coenzyme Q10 bisa mencegah kerusakan sel-sel otot jantung, yang membantu mencegah melemahnya otot jantung. Studi ini juga menemukan bahwa pasien dengan gagal jantung yang lebih berat memiliki tingkat coenzyme Q10 yang lebih rendah dibandingkan pasien dengan gagal jantung ringan.

Sumber gambar : maschun.blogdetik.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY