Vitamin Prenatal Penting Untuk Kehamilan

SehatFresh.com – Makanan yang sehat adalah hal yang baik bagi kesehatan tubuh terutama saat ibu mengalami masa kehamilan. Mengkonsumsi vitamin prenatal merupakan keputusan yang baik untuk mencukupi nutrisi dan gizi yang kurang dari makanan. Kandungan yang terdapat di vitamin prenatal yaitu berbagai vitamin dan mineral. Mereka adalah asam folat, zat besi, yodium dan kalsium yang merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan dalam kehamilan.

Nutrisi selama kehamilan lebih penting daripada pada waktu lainnya. Hal dikarenakan menyangkut kesehatan ibu dan bayi. Vitamin prenatal dapat membantu mengisi kesenjangan dalam diet. Menurut MayoClinic, vitamin prenatal memiliki lebih banyak asam folat, kalsium dan zat besi dibanding multivitamin biasa. Selain 3 nutrisi tersebut, vitamin prenatal juga memiliki kandungan vitamin dan mineral lain, salah satunya vitamin-B6. The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menunjukkan mengambil multivitamin pada saat pembuahan dapat membantu meringankan gejala mual selama kehamilan karena mengandung vitamin B-6, vitamin yang dapat membantu dengan morning sickness.

Tujuh puluh hingga 85 persen dari wanita hamil mengalami morning sickness selama kehamilan. Meskipun sering disebut morning sickness, mual yang terkait dengan kehamilan ini dapat terjadi setiap saat sepanjang hari. Kondisi ini biasanya sembuh dengan sendirinya ketika ibu menginjak usia kehamilan 12 minggu hingga 16 minggu kehamilan, tapi kadang-kadang bisa bertahan lebih lama. Morning sickness yang parah dapat menyebabkan dehidrasi dan bahkan memerlukan pemantauan medis intensif.

Karena mual dan gejala lain mungkin terjadi sebelum Anda menyadari kehamilan. Maka dari itu, mengonsumsi vitamin sebelum konsepsi dapat membantu meringankan morning sickness dengan memastikan Anda memiliki cadangan vitamin B-6 yang cukup di dalam tubuh. Sayangnya, kadang-kadang mengonsumsi vitamin prenatal benar-benar dapat menyebabkan mual. Untuk membantu meminimalkan mual tersebut, disarankan untuk mengonsumsi vitamin didampingi dengan makanan ringan atau menjelang tidur.

Menurut Harvard Health Publications, vitamin B-6 berperan dalam pembentukan serotonin, yang merupakan neurotransmitter yang membantu dalam metabolisme tidur dan protein. Jumlah vitamin B-6 yang dianjurkan adalah 1.9 mg per hari. Dosis besar vitamin B-6, hingga 25 mg tiga kali per hari, digunakan untuk mengurangi mual dan muntah selama kehamilan. Menurut The American Institute of Medicine, batas toleransi untuk B-6 adalah 80 sampai 100 mg. Harvard Health Publications juga menambahkan bahwa vitamin B-6 alami dapat ditemukan dalam daging, unggas, ikan, pisang, semangka, kentang dan sereal yang difortifikasi.

Sekarang ini, sudah banyak vitamin prenatal yang tersedia bagi ibu hamil dengan berbagai kandungan nutrisi di dalamnya. Namun, ibu harus cermat dan berhati-hati dalam memeriksa kandungan yang terdapat di dalamnya. Alangkah lebih baik jika ibu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter agar mendapat rekomendasi vitamin yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan ibu.

Sumber gambar :  new.resourceful-parenting.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY