Vitamin untuk Mr P

SehatFresh.com – Pola makan seimbang memastikan tubuh mendapatkan asupan vitamin yang memadai setiap harinya. Tubuh memerlukan asupan vitamin yang memadai agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, termasuk fungsi reproduksi. Sistem reproduksi yang sehat menunjang performa seksual yang lebih baik. Pada pria, kekurangan vitamin dapat menyebabkan disfungsi seksual seperti disfungsi ereksi dan masalah kesehatan penis lainnya. Pada dasarnya, apa yang baik untuk tubuh baik juga untuk penis. Secara khusus, beberapa vitamin di bawah ini diperlukan untuk meningkatkan dan mempertahankan kesehatan penis Anda:

  • Vitamin C

Vitamin C memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan di seluruh tubuh, termasuk penis. Vitamin C dibutuhkan untuk membantu produksi kolagen, protein yang membuat kulit dan pembuluh darah, di mana keduanya mendukung fungsi organ seksual. Menurut University of Maryland Medical Center, vitamin C juga dapat membantu mengatasi masalah seksual seperti disfungsi ereksi dan ejakulasi dini. Mayo Clinic juga menyebutkan bahwa kekurangan vitamin C berkontribusi terhadap jumlah sperma yang rendah, sehingga kekurangan vitamin ini juga ada kaitannya dengan infertilitas. Teori lainnya menurut American Heart Association, kecukupan vitamin C membantu meningkatkan fungsi endotel (lapisan pembuluh darah), sehingga memungkinkan ereksi yang sehat.

  • Vitamin D

Tidak hanya diperlukan untuk tulang dan gigi, kecukupan vitamin D juga diperlukan untuk mengurangi risiko disfungsi ereksi. Penelitian tahun 2014 dari University of Milan menunjukkan bahwa pria dengan disfungsi ereksi memiliki kadar vitamin D 20% lebih rendah dibanding pria dengan fungsi ereksi normal. Menurut penelitian tersebut, kekurangan vitamin D mengakibatkan produksi radikal bebas yang disebut ion superoksida. Radikal bebas ini akan menguras oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat adalah molekul yang membantu pembuluh darah berfungsi dengan baik. Sebagai dampaknya, pembuluh darah mungkin tidak cukup rileks untuk memungkinkan ereksi.

Teori lain mengatakan bahwa ketika vitamin D ditambahkan pada sel sperma manusia, terjadi peningkatan gerakan sperma. Bila gerakan sperma semakin lincah, ini berarti semakin besar kemungkinan sel sperma untuk bisa berhasil membuahi sel telur dan menciptakan kehamilan. Inilah salah satu alasan mengapa vitamin D berperan dalam kesuburan pria.

  • Vitamin E

Vitamin E memegang peranan penting untuk menjaga fungsi seksual yang tepat, maka tidak heran juga vitamin ini disebut sebagai vitamin kesuburan. Kekurangan vitamin E telah dikaitkan dengan disfungsi seksual. Bahkan, beberapa disfungsi seksual juga pengobatannnya melibatkan vitamin E. Vitamin E membantu dalam produksi hormon prostaglandin. Prostaglandin memainkan peran kunci dalam mengendalikan dorongan seksual seseorang. Sifat antioksidan vitamin E juga berperan dalam melindungi DNA dalam sperma.

  • Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks diperlukan untuk mempertahankan banyak fungsi dalam tubuh seperti fungsi hormonal, metabolisme protein, kesehatan saraf, dan meningkatkan sirkulasi darah serta stamina. Sebagian besar orang yang menderita disfungsi ereksi juga cenderung kekurangan vitamin B. Vitamin B1 (tiamin) meningkatkan transmisi saraf dan energi sel dalam tubuh. Transmisi saraf dan energi sel membantu untuk ereksi yang lebih baik dan lebih lama. Pada saat yang sama, vitamin B3 atau niasin berperan dalam mengurangi tingkat kolesterol dalam tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah.

Vitamin B lainnya yaitu vitamin B9 atau folat dibutuhkan untuk pembentukan DNA dan sperma. Tapi, konsumsi asam folat perlu diimbangi juga dengan asupan zinc yang memadai. Pasalnya, asupan salah satunya saja dianggap tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan pada fungsinya terkait produksi sperma yang tepat.

Sumber gambar : www.suara.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY