Waktu yang Tepat Beri Air Minum Kepada Anak Kecil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bayi yang baru lahir memang harus dicukupi kebutuhan nutrisinya. Salah satu nutrisi yang diperlukan adalah mineral yang bisa diperoleh dari air minum. Namun, jangan sembarang memberikan air minum kepada si kecil karena belum tentu sudah waktunya.

Bayi yang baru lahir tidak boleh diberi air putih. Perut kecilnya hanya bisa menerima air susu. Pemberian air putih pada bayi juga akan mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Pada bayi berusia 4–6 bulan, pemberian air putih juga tidak dianjurkan. Menurut penelitian, bayi yang diberi ASI tidak membutuhkan asupan air tambahan, bahkan di tempat-tempat tropis saat suhu di atas 37,7°C setiap harinya.

Bagaimana dengan bayi yang tidak memperoleh asupan ASI eksklusif? Meskipun nutrisinya jauh di bawah ASI, susu formula bisa diberikan kepada bayi. Tapi, cukup gunakan air minum sekitar 1–2 ons untuk melarutkan susu formula tersebut agar bisa diminum oleh bayi.

Dokter Penyakit Anak asal London, Inggris Stephen R Daniels, mengatakan, bukan ide yang baik untuk memberikan air pada bayi sampai dia berusia sekitar enam bulan. Pasalnya, si bayi mendapatkan semua cairan yang dibutuhkan dari ASI atau susu formula.

Saat menginjak usia enam bulan ke atas, biasanya bayi sudah mampu memegang benda dan bisa belajar minum sendiri dari gelas. Berikan bayi gelas khusus sehingga ia bisa menyeruput air dengan mudah. Pilih gelas yang dapat menampung sekitar 4–6 ons air. Isi air sampai penuh sehingga bayi tidak perlu menengadahkan kepalanya waktu minum. Gelas ukuran besar dan penuh air mungkin terlalu berat untuk digunakan si kecil. Jadi, gunakan ukuran yang lebih kecil dan berbahan ringan. Selain itu, air minum juga diperlukan untuk melarutkan makanan pelengkap ASI pada bayi usia minimal enam bulan.

Untuk bayi yang lebih besar, misalnya sudah mencapai usia satu tahun, Anda bisa memberikannya minum air putih dengan teratur. Bayi juga membutuhkan minum air putih setelah ia makan makanan padat. Berikan air putih kepada bayi setelah makan menggunakan cangkir atau gelas kecil. Anda juga bisa terus menyusui bayi pada saat ini karena bayi masih membutuhkan nutrisi dan antibodi yang terkandung dalam ASI.

Di samping mengganggu keseimbangan elektrolit di tubuh bayi, pemberian air minum sebelum usia enam bulan juga bisa menyebabkan bayi terinfeksi bakteri jika air yang dipakai tercemar. Salah satu dampaknya ialah bayi sering buang air besar hingga belasan bahkan puluhan kali dalam sehari.

Minimnya pengetahuan sang ibu bisa memperburuk keadaan, contohnya sang Ibu mengira anaknya mencret karena penyakit sehingga yang tadinya diberi ASI, kemudian diberikan juga air minum dan susu formula. Hasilnya, bayi yang tadinya mencret normal justru pencernaannya terinfeksi bakteri. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here