Wanita Berbulu Lebat Memiliki Nafsu Seks Tinggi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Banyak yang menganggap wanita yang memiliki bulu lebat berbanding lurus dengan nafsu seks tinggi. Mengenai kebenarannya, belum tentu semua tahu. Tapi, benarkah anggapan tersebut?

Berdasarkan sejumlah penelitian terbaru, pada pria sehat, testosteron sama sekali tidak berhubungan dengan libido. Sebaliknya, wanita sehat yang memiliki hormon testosteron tinggi memiliki ketertarikan tinggi untuk melakukan masturbasi dibandingkan dengan berhubungan seks.

Temuan ini dimuat dalam jurnal Archives of Sexual Behavior. Penelitian ini dilakukan oleh Sari van Anders, pakar perilaku neuroendokrinologi dari University of Michigan. Meski begitu, Sari mengatakan bahwa temuan ini tidak dapat dijadikan sebagai rujukan.

Pada wanita, testosteron diproduksi secara alami di dalam kelenjar adrenal. Selain mempengaruhi fungsi seksual dan agresivitas, testosteron juga mempengaruhi pertumbuhan rambut halus di kelamin, perkembangan otot, endapan lemak di sekitar pinggang, dan pengaturan sirkuit otak sebelum seseorang lahir atau ketika masih di dalam rahim. Pada umumnya wanita dengan gairah seksual rendah akan mengalami peningkatan gairah bila diberikan testosteron dalam dosis kecil.

Testosteron sering disebut sebagai hormonnya para pria. Namun dalam sejumlah penelitian terbaru, testosteron sama sekali tidak berhubungan dengan gairah seks. Sebaliknya, testosteron yang tinggi pada wanita ternyata memang sedikit berhubungan dengan minat atau gairah seks.

Lalu, apa yang mempengaruhi gairah seksual wanita? Sari menemukan bahwa hasrat untuk melakukan seks dan masturbasi adalah dua hal yang berbeda. Hasrat untuk melakukan seks muncul dari berbagai faktor, biasanya karena banyaknya pengaruh yang muncul dari hubungan wanita dan pasangannya.

Dengan kata lain, semakin sering Anda melakukan hubungan seks, semakin kuat hasrat seksual Anda. Jika Anda tidak melakukan seks, hasrat Anda untuk melakukan seks turun dan Anda akan merasa kurang berhasrat. Untuk mengerti gairah seksual wanita, kita perlu melihatnya dari faktor fisik, psikologis, sosial dan hubungan.

Memang benar dengan memberikan hormon testosteron pada Wanita terkadang dapat meningkatkan gairah seksual mereka. Namun pemberian hormon testosteron yang terlalu sering justru dapat menghilangkan gairah mereka sama sekali.

Jadi, perlu diketahui terlebih dahulu, nafsu atau gairah pada wanita dalam urusan biologis disebut libido. Libido sendiri ditentukan oleh beberapa faktor, misalnya psikologis serta faktor sosial. Faktor pisokologis meliputi pikiran, nurani serta imajinasi. Sedangkan faktor sosial bisa meliputi pergaulan, persahabatan, maupun dunia pekerjaan. Itu adalah faktor yang bisa memengaruhi libido wanita (meningkat atau menurun).

Jadi, anggapan mengenai lebatnya bulu seorang wanita bisa mempengaruhi gairah adalah anggapan yang tidak sepenuhnya benar ataupun salah. Gairah tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor-faktor di atas. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here