Waspadai Bahaya Bulu Mata Palsu Bagi Kesehatan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak sedikit wanita menginginkan bulu matanya lentik nan cantik. Jika tidak memiliki bulu mata panjang secara alami, tidak sedikit pula wanita yang menempuh berbagai langkah agar bulu matanya lentik. Salah satunya adalah memakai bulu mata palsu.

Lentik atau tidaknya bulu mata sebenarnya tergantung kepada faktor genetis. Sebagian orang, terutama wanita, menyiasatinya agar bulu mata mereka tampak lebih lentik dan lebat dengan menggunakan bulu mata palsu. Namun, meski terlihat cantik, bulu mata palsu ternyata berbahaya bagi kesehatan.

Kalangan medis telah memperingatkan bulu mata palsu bisa menimbulkan risiko kesehatan serius, dari infeksi mata sampai alergi. Bulu mata palsu juga dapat merusak bulu mata alami seseorang.

Dari berbagai jenis bulu mata palsu, bulu mata ekstensi cenderung paling berisiko dibandingkan jenis bulu mata lainnya. Robert Dorin dari Tru and Dorin Medical Group di Kota New York, Amerika Serikat, mengatakan, lem yang digunakan untuk menempelkan bulu mata palsu ke bulu mata alami wanita bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.

“Untuk beberapa alasan, bakteri dapat menetap di sana sehingga menyebabkan infeksi jamur dan virus,” ujarnya.

Bulu mata asli dibentuk untuk melindungi mata secara alami dari kotoran dan bakteri agar tidak masuk ke dalam mata Anda. Salah satu alasan terbesar untuk tidak menggunakan bulu mata palsu adalah karena bulu mata palsu merupakan tempat berkumpulnya kotoran dan bakteri. Bulu mata palsu yang tebal dan lem yang digunakan untuk memasangnya dapat menjadi tempat bakteri dan kotoran menempel, maka hal ini seringkali menyebabkan terjadinya infeksi pada mata.

Infeksi yang dimaksud adalah madarosis atau hilangnya bulu mata dan kadang-kadang alis. Penggunaan bulu mata ekstensi secara terus-menerus juga dapat menyebabkan traction alopecia, yaitu rontoknya bulu mata asli karena kelebihan beban pada batang rambut. Sebagai akibatnya, folikel bulu mata menjadi rusak. Kerusakan ini mengakibatkan produksi atau pertumbuhan bulu mata menjadi terhenti.

“Menggunakan bulu mata ekstensi secara teratur dapat memberikan tekanan pada folikel rambut. Pada akhirnya, bulu mata akan rontok dan tidak tumbuh kembali,” tutur Dorin.

Tak hanya itu, paparan bahan sintetis pada kornea dapat menyebabkan iritasi dan infeksi sehingga berdampak pada penglihatan.

“Di Jepang, bulu mata ekstensi sangat populer. Namun, benda kecantikan ini menyebabkan dokter mata menerima peningkatan pasien yang datang dengan masalah mata,” kata Dorin.

Selain itu, meski sangat jarang, penggunaaan bulu mata palsu setiap harinya dapat menyebabkan iris (suatu bagian mata yang memberi warna pada mata) menjadi lebih gelap. Berbagai bahan kimia yang terdapat di dalam lem dapat bereaksi dengan mata dan menyebabkan terbentuknya pigmen cokelat tambahan pada iris mata Anda. Dan, pigmen cokelat ini bersifat permanen. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY