Waspadai Ciri-ciri Hewan yang Terkena Rabies

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pembaca suka memelihara hewan peliharaan? Tidak takut kah dengan ancaman penyakit rabies? Sebenarnya penyakit rabies bisa dideteksi. Anda dapat mengantisipasi penularan penyakit rabies ini dengan mengetahui ciri-cirinya.

Apa Itu Penyakit Rabies?

Rabies ialah sebuah penyakit yang menyerang semua mamalia. Bahkan dapat ditularkan kepada manusia. Virus ini menyerang pada otak dan sumsum tulang belakang, sehingga menyebabkan disfungsi tubuh, dan parahnya ialah kematian.

Rabies disebabkan oleh virus yang disebut lyssaviruses. Cara penularannya melalui air liur yang terjadi saat hewan yang terkena rabies tersebut menggigit manusia, cakaran yang sebelumnya kuku hewan sudah terkena air liur, luka di tubuh yang dijilat oleh hewan tersebut.

Ciri-ciri Hewan yang Terkena Rabies

Rabies Pada Anjing

  • Fase pertama (prodromal). Keadaan dimana anjing mengalami perubahan nada ketika menggonggong, lebih sering murung padahal biasanya sering bermain, mengalami deman, nafsu makan menurun, suka menggigit di manapun, missal kursi, meja, dan barang lain.
  • Fase kedua (mag dog syndrome). Anjing menjadi tidak penurut kepada siapa pun termasuk pemeliharanya, terlihat stress, mau makan apa saja padahal sebelumnya tidak seperti itu, pupil melebar saat bertemu anjing lain, bagian tubuh kaku dan susah gerak, tidak mampu berdiri normal, dan sering terjatuh.
  • Fase ketiga rabies (Paralytic)

Masuk pada fase anjing gila. Pada fase ini, virus sudah mematikan hampir semua sel otak dan jaringan sum-sum tulang belakang. Dalam 2-4 hari anjing akan mengalami kematian. Pada fase ini anjing akan susah bernapas dan terus-terusan tersedak, mulut terus terbuka, air liur terus menetes tanpa henti, air seni keluar tanpa hentu, kaku, dan akhirnya mati.

Rabies Pada Kucing

  • Rabies ringan. Pada jenis ini kucing akan mengalami kejang otot, kaku, dan sembelit.
  • Rabies diam. Jenis rabies ini akan membuat kucing cenderung lebih diam, menyendiri, tidak mudah terangsang, gemetar, dan mengalami kelumpuhan.
  • Rabies normal. Jenis rabies ini membuat kucing berlarian kesana-kemari, gelisah, stress, mudah terangsang, dan menggigit apapun.
  • Rabies membabi buta. Jenis rabies ini disebut hidropobia atau takut air. Kucing terlihat kehausan. Jika terkena air akan mengalami kejang.

Kuda

Kuda yang terkena penyakit rabies biasanya digigit oleh anjing rabies kemudian akan berjalan sempoyongan, tidak mampu menerlan, dan sulit berjalan.

Sapi

Sapi yang digigit oleh anjing rabies akan mengalami pengeluaran air liur, tercekik, sulit berjalan, lemah, dan lumpuh.

Babi

Babi yang digigit anjing rabies akan berubah menjadi kasar, ganas, dan mengigit hewan lain secara liar.

Domba dan Kambing

Domba dan kambing biasanya rabies karena sebelumnya juga digigit anjing rabies. Kemudian kambing lebih sering mengembik, kaki lemah, sulit berjalan, melakukan aktivitas seksual yang berlebihan, mengais-ngais, menggigit ekor, dan putting, membentur-benturkan kepalanya ke benda keras.

Bagaimana sahabat Pembaca? Jangan sampai hilang kendali dengan kesehatan hewan peliharaan Anda ya. Rutin lah diperiksakan ke dokter agar tetap sehat. (MLS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here