Waspadai Empat Penyebab Remaja Pakai Narkoba

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kita semua tentu setuju kalau penyalahgunaan narkoba harus diperangi. Meski telah banyak penyuluhan yang menyerukan bahaya narkoba, kenyataannya kasus penyalahgunaan narkoba tetap marak di pemberitaan media setiap harinya. Bahkan, kian memprihatinkan karena banyak pula kalangan remaja yang terjerumus memakai barang haram tersebut. Padahal, mereka pun tahu dampak negatif yang dapat ditimbulkannya. Anak yang memakai narkoba sangat terancam masa depannya. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan pencegahan sejak dini. Dalam hal ini, orangtua sangat berperan. Diperlukan peran orangtua dalam mengenali hal-hal yang dapat menyebabkan anak tertarik mencoba narkoba.

Dengan mengetahui penyebabnya, diharapkan orangtua bisa lebih mengerti kondisi anak dan membina komunikasi yang baik satu sama lain, sehingga anak tak terjerumus arus pergaulan bebas. Penyebab remaja memakai narkoba diantaranya:

  1. Pengaruh teman sebaya. Ketika anak Anda memasuki usia remaja, mereka akan menghadapi kehidupan sosial baru yang benar-benar menantang. Anda juga cenderung ingin mencoba hal-hal baru karena berada pada masa pencarian jati diri. Sikap dan pola pikirnya pun terkadang labil dan serba instan. Banyak remaja pertama kali menggunakan narkoba agar diterima di suatu kelompok tertentu sebagai bentuk solidaritas. Apalagi dewasa ini terpaan arus modernisasi sulit dihindari sehingga remaja pun menjadi mudah terjerumus pergaulan bebas, terutama bila anak kurang pemahaman agama.
  2. Kondisi keluarga. Tumbuh di sebuah keluarga yang memiliki riwayat pengguna narkoba dapat memicu remaja coba-coba pakai narkoba. Perilaku orangtua tentu sangat besar pengaruhnya terutama bila remaja juga menjadi kesepian karena orangtuanya sibuk bekerja. Mereka jadi lebih terpengaruh oleh ajakan negatif dari teman sebaya. Terkadang anak pun memakai narkoba untuk menujukkan sisi pemberontakan atau kehebatan dalam rangka mencari perhatian. Ini seringkali dilakukan oleh anak yang menjadi korban perceraian. Selain itu, ada dugaan bahwa kecenderungan remaja memakai narkoba terkait dengan gen yang diwariskan dari orangtuanya.
  3. Stres. Stres karena kondisi keluarga yang kacau atau diejek teman sebaya dapat menyebabkan remaja mencari pelarian. Tanpa disadari, paparan internet sebagai media informasi yang bebas pun turut berpengaruh dalam meningkatkan kerentanannya terhadap narkoba ketika kondisi mentalnya kacau tak beraturan. Pasalnya, kini ada oknum-oknum yang menggunakan media internet untuk memasarkan narkoba secara online.
  4. Maraknya pengedar narkoba. Keberadaan pengedar narkoba yang tak disadari di lingkungan sekitar juga dapat menjadi awal mula anak menggunakan narkoba. Awalnya, para remaja mungkin diberi secara cuma-cuma dan setelah kecanduan, akhirnya para remaja pun menjadi berlangganan. Karena faktor ekonomi, banyak juga remaja yang terpaksa menjadi pengedar narkoba yang menarget anak-anak seusianya. (RFZ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY