Waspadai Faktor Resiko dan Penyebab Infeksi Radang Panggul

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, banyak wanita yang mengeluh sakit radang panggul. Sebenarnya apa penyebabnya? Kemudian jika sudah terkena penyakit ini, bagaimana resiko yang terjadi?

Apa yang Dimaksud dengan Infeksi Radang Panggul?

Radang panggul atau pelvic inflammatory disease (PID) merupakan infeksi pada wanita yang menyerang bagian rahim, ovarium, leher rahim, dan tuba fallopi. Penyakit ini dapat terjadi pada wanita yang sudah melakukan hubungan seksual dengan pasangan secara aktif. Peradangan bisa terjadi pada kedua tuba falopi atau salah satu saja. Infeksi ini jika sudah parah dapat menyebar ke rongga perut, sehingga menyebabkan peritonitis.

Bagaimana Penyebabnya?

  1. Penyakit ini terjadi karena tertular saat berhubungan seksual, dengan orang yang terkena penyakit menular seks atau juga bisa terjadi oleh adanya aborsi, pemasangan IUD, persalinan, keguguran, dan biopsi endometrium.
  2. Penyakit ini bisa berasal dari infeksi bakteri atau aktinomikosis, yang masuk lewat vagina yang bergerak ke rahim kemudian ke tuba falopii. Biasanya ini terjadi oleh karena adanya penyakit menular seksual seperti gonore, mikoplasma, klamidia, stafilokokus, dan streptokokus.
  3. Skistosomiasis atau infeksi parasit.
  4. Adanya penyuntikan zat warna saat melakukan rontgen khusus.
  5. Aktivitas seks dengan pria yang memiliki sperma mengandung bakteri.
  6. Tidak menjaga kebersihan organ intim suami-istri.

Bagaimana Faktor Resikonya?

Faktor resiko yang sangat memicu terjadinya penyakit infeksi radang panggul ialah sebagai berikut:

  1. Adanya aktivitas seksual yang sudah dilakukan pada masa remaja.
  2. Sering berganti-ganti dengan pasangan seksual.
  3. Sebelumnya pernah menderita infeksi radang panggul.
  4. Sebelumnya memiliki riwayat pernah menderita penyakit menular seksual

Bagaimana Gejalanya?

  1. Nyeri pada perut bagian bawah, hingga merasa mual dan muntah.
  2. Infeksi yang menyumbat tuba falopii sehingga terjadi pembengkakan karena terisi cairan. Sehingga muncul nyeri menahun.
  3. Perdarahan yang terjadi saat menstruasi tidak teratur.
  4. Munculnya jaringan parut serta perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut sehingga muncul nyeri menahun.
  5. Keluarnya cairan dengan warna, konsistensi dan bau yang abnormal dari lubang vagina.
  6. Demam tinggi.
  7. Keluarnya bercak-bercak kemerahan di celana dalam saat menstruasi.
  8. Kram hebat saat menstruasi.
  9. Terasa sangat nyeri saat melakukan hubungan seksual.
  10. Terjadi perdarahan setelah melakukan hubungan seksual.
  11. Nyeri punggung bagian bawah perut.
  12. Kelelahan yang sangat hebat.
  13. Nafsu makan yang berkurang hebat.
  14. Berulang kali berkemih.
  15. Terasa nyeri apabila tidak berkemih.

Demikian informasi mengenai penyakit radang panggul pada wanita. Semoga dapat bermanfaat bagi Pembaca dalam menjaga kesehatan wanita dengan baik. Bukan hanya untuk para wanita tapi juga para pria. Saling menjaga kesehatan pasangan. (MLS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here