Waspadai Gejala Sakit Tenggorokan pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Usia kanank-kanak merupakan ladang bagi bibit penyakit untuk menyebar, anak yang cenderung hiperaktif biasanya akan mengeksplore lingkungan yang baru dikenalnya, tanpa mengetahui apakah lingkungan tersebut berpotensi menularkan penyakitnya atau tidak. Sebagai orang tua, kita tidak mengetahui penyebab pasti anak-anak terserang penyakit apa jika mereka sudah mengeluhkan sesuatu.

Saat musim pancaroba, anak-anak biasanya mengeluhkan bagian tenggorokannya sakit. Keadaan ini mengacu pada satu penyakit yang dinamakan dengan faringitis. Faringitis merupakan peradangan dinding faring yang disebabkan oleh virus (40−60%), bakteri (5-40%), alergi, trauma, iritan dan lain-lain. Faringitis bisa disebabkan oleh virus maupun bakteri.

Radang atau sakit tenggorokan atau faringitis adalah sakit tenggorokan yang disebabkan oleh radang bagian belakang tenggorokan, atau yang dalam dunia medis disebut dengan faring. Masyarakat Indonesia sering menyebutnya dengan sebutan panas dalam.

Radang tenggorokan akan membuat Anda merasa tidak nyaman karena tenggorokan akan terasa sakit atau panas, sehingga membuat Anda kesulitan untuk makan. Sakit tenggorokan adalah gejala umum dari beberapa penyakit yang berbeda atau terjadi karena penyakit lain, seperti flu, demam dan mononukleosis (demam kelenjar). Sakit tenggorokan biasanya akan mereda tanpa obat radang tenggorokan dalam waktu kurang dari seminggu.

Tanda dan gejala yang khas pada anak-anak yang terkena faringitis yang disebabkan karena virus adalah:

  1. Jarang ditemukan tanda dan gejala yang spesifik. Faringitis yang disebabkan oleh virus menyebabkan rhinorrhea, batuk, dan konjungtivitis.
  2. Gejala lain dari faringitis penyebab virus yaitu demam yang tidak terlalu tinggi dan sakit kepala ringan.
  3. Pada penyebab rhinovirus atau coronavirus, jarang terjadi demam, dan tidak terlihat adanya adenopati servikal dan eksudat faring.
  4. Pada penyebab virus influenza, gejala klinis bisa tampak lebih parah dan biasanya timbul demam, myalgia, sakit kepala dan batuk.

Tanda dan gejala faringitis karena bakteri yakni:

  1. Nyeri Tenggorokan
  2. Sulit Menelan, serak, batuk
  3. Demam
  4. Mual, malaise
  5. Kelenjar Limfa Leher Membengkak
  6. Tonsil kemerahan
  7. Membran faring tampak merah
  8. Folikel tonsil dan limfoid membengkak dan di selimuti oleh eksudat
  9. Nyeri tekan nodus limfe servikal
  10. Lesu dan lemah, nyeri pada sendi-sendi otot dan nyeri pada telinga
  11. Peningkatan jumlah sel darah putih (Leukosità Al)
  12. Mungkin terdapat demam, malaise dan sakit tenggorokan
  13. Serak, batuk, rhinitis bukan hal yang tidak lazim

Setelah mengetahui tanda-tanda dan gejala yang khas pada anak-ana yang menderita faringitis, kita dapat membantu anak-anak dengan memberikan obat sederhana untuk meredakan sakit tenggorokan yang dialaminya yakni dengan cara memberikan makanan dan obat-obatan sebagai berikut.

  • Sup hangat atau minuman hangat, dapat meringankan gejala dan mencairkan mukus, sehingga dapat mencegah hidung tersumbat.
  • Probiotik (Lactobacillus), dapat digunakan untuk menghindari dan mengurangi demam.
  • Madu, dapat digunakan untuk mengurangi batuk.
  • Vitamin C, dapat digunakan untuk menghindari demam, namun penggunaan dalam dosis tinggi perlu pengawasan dokter.

Seng, digunakan dalam fungsi optimal sistem imun tubuh, karena itu seng dapat digunakan untuk menghindari demam dan penggunaan dalam spray dapat digunakan untuk mengurangi hidung tersumbat. Namun, penggunaannya perlu dalam pengawasan karena konsumsi dalam dosis besar dan jangka waktu yang lama dapat berbahaya. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here