Waspadai Keluhan Sakit Perut pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pernahkan anak Anda menangis sembari memegangi perut? Bisa jadi anak Anda mengalami sakit perut yang tidak bisa dideskripsikan melalui bahasa anak. Sering kali anak-anak mengekspresikan rasa ketidaknyamanannya melalui tangisan, sehingga orang tua kerap kali merasa bingung untuk mengetahui penyebab dan cara menanganinya. Ketidaktahuan inilah yang dapat memicu dampak yang membahayakan bagi anak-anak yang mengalami masalah serius.

Sakit perut pada bayi dan anak, baik yang bersifat sementara maupun lama, sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang timbul secara mendadak, tetapi sering pula perlahan-lahan. Rasa sakitnya dapat bervariasi dari yang paling ringan sampai yang paling berat, dapat terlokalisir di suatu tempat atau di seluruh perut, bahkan dapat menjalar ke tempat lain.

Rasa sakit dapat pula hanya berupa nyeri tumpul (dull pain), seperti ditusuk-tusuk atau disayat-sayat, dan dapat seperti dililit-lilit, yang tidak jarang menyebabkan penderita sampai berguling-guling. Penyebab nyeri perut dapat bermacam-macam, mulai yang berasal dari dalam perut sendiri maupun di luar perut. Sebagian besar sakit perut pada anak tidak memerlukan tindakan bedah, cukup dengan pengobatan biasa dari dokter.

Sebagai orang tua yang cermat, sebaiknya kita mengetahui penyebab sakit perut yang dialami anak-anak, diantaranya:

  1. Sakit perut bersifat sementara

Penyebab sakit perut yang dirasakan secara tiba-tiba dan bersifat sementara biasanya dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya pada anak-anak di bawah usia 2 tahun mengalami sakit perut karena adanya infeksi usus halus dan infeksi pada saluran kencing. Sedangkan pada anak-anak diatas usia 2 tahun dapat mengalami masalah usus karena keracunan, penyakit organ tubuh seperti hati, pankreas, ginjal, pneumonia, hematom (perdarahan) otot perut dan masalah metabolisme di dalam tubuhnya.

  1. Sakit perut berulang

Sakit perut yang berulang-ulang pada anak dapat menandakan bahwa seorang anak tersebut menderita suatu masalah yang cukup serius. Penyebab sakit perut yang berulang-ulang pada anak yakni karena ada masalah di dalam ususnya seperti ada trauma, usus yang saling melekat pasca operasi, radang usus, cacingan dan adanya intoleransi (ketidakmampuan) mencerna laktosa. Selain itu, penyebab lain yakni dikarenakan gangguan pada organ yang berada di sekitar perut dan yang paling parah adalah adanya tumor di dalam perut.

Penyebab tersebut berdasarkan atas riwayat aktivitas yang sebelumnya dilakukan oleh anak, makanan 6 jam terakhir yang dimakan oleh anak dan riwayat penyakit pasien. Dokter biasanya akan segera mengambil tindakan untuk menangani sakit perut yang diderita oleh anak-anak setelah mengetahui hasil pemeriksaan penunjang.

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan meliputi pemeriksaan laboratorium darah lengkap, urin (air kencing) lengkap, sampel kotoran, USG perut, dan endoskopi (foto dengan kamera yang masuk ke perut). Pengobatan juga diberikan sesuai dengan penyebabnya. Tujuan pengobatan ialah memberikan rasa aman serta pemberian informasi kepada anak-anak dan keluarga sehingga masalah sakit perut pada anak dapat teratasi dengan tepat. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here