Waspadai Kerapuhan Tulang pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, tentu di sekitar kita banyak sekali remaja yang sudah mengalami kerapuhan tulang ya? Bisa dideteksi dari postur tubuh atau kekuatan tulangnya yang sudah tidak berjalan maksimal. Sebenarnya apa ya penyebabnya?

Mengapa Remaja Mengalami Kerapuhan Tulang?

  1. Remaja yang mengalami kerapuhan tulang karena disebabkan kurangnya nutrisi dan vitamin untuk menjaga kepadatan tulang sehingga mengalami kerapuhan dan osteoporosis.
  2. Remaja yang mengalami patah tulang juga bisa memicu terjadinya penurunan kualitas tulang.
  3. Tidak diketahuinya gejala osteoporosis atau gejala spesifik, berupa nyeri tulang dan otot khususnya pada punggung remaja akibatnya sering terjadi patah tulang pada tulang belakang, panggul dan pergelangan.
  4. Remaja terlalu sering makan junk food dan kurang nutrisi kalsium, vitamin D, protein, mikronutrien, vitamin K, magnesium, dan zat besi.
  5. Remaja kurang gaya hidup sehat, kurang olahraga, dan kurang konsultasi kesehatan mengenai tulang.
  6. Remaja mengalami kerapuhan tulang karena faktor genetik, makanan, dan penyakit degenerative yang menyebabkan osteoporosis.
  7. Rendahnya kesadaran orangtua dan remaja tentang osteoporosis yang terjadi di usia remaja.
  8. Remaja yang sudah terkena osteoporosis di umur belasan tahun karena gaya hidup buruk dan mengkonsumsi makanan tidak sehat dalam jumlah yang berlebihan.
  9. Remaja kurang melakukan aktivitas, gerak badan, kurang minum susu, vitamin, dan obat.

Agar terhindar dari kerapuhan tulang maka sebaiknya remaja banyak melakukan olahraga ringan, seperti jogging karena sangat cepat memproses kalsium ke dalam tulang. Pupuk kebiasaan hidup sehat, mengkonsumsi kalsium dan vitamin D. perbanyak mengkonsumsi makanan jenis ini untuk remaja agar tidak terjadi kerapuhan tulang.

  • Minum Susu

Susu ialah sumber utama kalsium dengan 30% kebutuhan harian remaja. Susu juga banyak terdapat protein, nutrisi, an vitamin D.

  • Keju

Keju banyak mengandung kalsium dan tambahan vitamin D, tapi jumlahnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian kalsium jadi harus ditambah dengan menu lain.

  • Yogurt

Yogurt mengandung kalsium dengan 30% dari kebutuhan harian remaja. Pertumbuhan dan aktivitas sel pembentuk tulang. Bisa diantisipasi dengan mengkonsumsi Yogurt.

  • Sarden

Ikan sarden banyak mengandung kalsium dengan 30% kebutuhan harian untuk remaja. Sarden juga banyak mengandung vitamin D dengan 40% kebutuhan harian sehingga menguatkan tulang dan mencegah osteoporosis bagi remaja.

  • Telur

Telur mengandung kalsium dengan 5% dari kebutuhan harian. Bagi remaja. Telur juga mengandung vitamin D fungsinya untuk penyerapan kalsium.

Demikian informasi mengenai kerapuhan tulang pada remaja. Semoga bermanfaat bagi para pembaca setia agar mewaspadai penyebab dan gejala terjadinya kerapuhan tulang pada remaja sehingga dapat mengantisipasinya dengan mengkonsumsi makanan sehat. (MLS).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY