Waspadai Pengertian dan Gejala Rabies Disekitarmu

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Memiliki hewan peliharaan seperti kucing dan anjing memang menjadi hobby sekaligus suatu hiburan bagi sebagian orang. Merawat dengan baik peliharaan juga bukan sebuah tanggung jawab yang sulit, dimulai dengan memperhatikan hal-hal kecil dari pola hidup dan kebiasaan peliharaan kita. Terdapat hal penting yang harus menjadi perhatian khusus terutama terkait kesehatan binatang tersebut, karena tidak dipungkiri ada banyak jenis penyakit bisa saja mengintai hewan peliharaan kita. Pada anjing yang sangat terkenal adalah rabies. Istilah yang dikenal dalam masyarakat sebagai penyakit anjing gila ini memang menjadi salah satu yang di waspadai.

Rabies pada mulanya memang menyerang hewan, tetapi ini dapat menular pada manusia jika hewan yang sakit tersebut menggigit atau melukai manusia. Virus yang berperan dalam penyakit ini dapat berkembang dengan cepat di pinangnya, virus Lyssaviruses hanya membutuhkan waktu 4 hari untuk berinkubasi. Target penyerangan virus ini adalah ujung saraf sampai dengan saraf tulang belakang yang memungkinkan virus ini berkembang jauh lebih cepat. Setelah hal ini terjadi sasaran berikutnya adalah seluruh organ tubuh seperti hati, ginjal, paru-paru.

Ada banyak gejala yang muncul sebagai gejala dari rabies yang tentunya akan terjadi setelah adanya kontak dengan anjing berupa gigitan maupun luka yang terkena liurnya. Beberapa gejala yang akan dialami diantarnya :

  • Demam Tinggi
  • Rasa gatal di bagian luka tersebut dan sekitarnya
  • Perubahan perilaku menjadi lebih agresif
  • Mengalami Hidrophobia

Sedangkan sebagai akibat dari kondisi ini tanpa penanganan adalah kematian. Pada dasarnya ketika gejala-gejala tersebut muncul maka diagnosa rabies dapat dipastikan. Maka proses penanganan atau pengobatan seharusnya langsung dapat dilakukan. Berikut ini tips untuk atasi rabies seja dini:

  • Bersihkan luka bekas gigitan anjing yang beresiko tersebut dengan air mengalir
  • Gunakan antiseptik, dan biarkan luka tetap terbuka
  • Lakukan prosedur profilaksis sesuai dengan standar operasional dokter
  • Lakukan sejumlah vaksinasi untuk dapat menekan perkembangan bakteri atau virus rabies tersebut
  • Pemberian serum anti rabies adalah solusi yang harus di lakukan
  • Jika kondisi sudah dalam fase akhir dan tidak dapat dilakukan tindakan pengibatan maka menempatkan pada kenyamanan dan ketenangan

Secara umum penyakit yang disebabkan oleh virus ini memiliki resiko tinggi kematian. Oleh karena itu sebaiknya meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan resiko tersebut di sekitar kita. Jika memiliki hewan peliharaan maka pastikan untuk mendapatkan vaksin. Selain itu untuk menghindari kemungkinan tersebut yang berasal dari lingkungan luar disekitar kita dilakukan dengan menghindari area yang beresiko, hindari kontak fisik dengan hewan liar, berikan pengertian kewaspadaan tersebut pada seluruh anggota keluarga, agar dapat dipastikan keamanannya. Dengan menjadi lebih waspada bukan juga  menghalangi hobby dan kesenangan, yang diperlukan hanya memastikan keamanan nya saja. (WDA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here